2 Ciri Seseorang Mendapatkan Haji Mabrur

Sabtu, 10 Juni 2023 - 11:13 WIB
Imam Ahmad meriwayatkan dalam musnadnya.

عن أمِّ المؤمنين عائشة رضي الله عنها أنَّها قالت: (( قلت يا رسول الله صلى الله عليه وسلم :{ وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَى رَبِّهِمْ رَاجِعُونَ } أهو الرَّجل يزني ويشرب الخمر؟ قال:لا يا بنت أبي بكر، أولا يا بنت الصديق، ولكنَّه الرََّّجل يصوم ويصلِّي ويتصدَّق وهو يخاف أن لا يُقبل منه))


Dari Ummul mukminin Aisyah Radhiyallahu anha berkata: “Aku bertanya wahai Rasulullah SAW maksud ayat (dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut) Apakah dia seseorang yang berzina dan minum khamr? Rasulullah menjawab: Tidak wahai putri Abu Bakr, atau putri Ash-Shiddiq, akan tetapi dia adalah orang yang berpuasa, salat, dan sedakah, ia takut Allah tidak menerima amalannya”.

Baca juga: Haji Mabrur: Penyembelihan Kurban Adalah Mengurbankan Hawa Nafsu

Hasan Al-Bashri sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnul Mubarak dalam "Az Zuhd" berkata: “Sesungguhnya seorang mukmin menggabungkan antara iman dan takut, sedangkan munafik ia menggabungkan antara keburukan dan perasaan tenang”.

Menurut Syaikh al-Badr, sungguh telah terjadi sejak zaman dahulu dan kini di mana sebagian orang setelah selesai melaksanakan ibadah ini mengucapkan kepada yang lain:

تقبَّل الله منَّا ومنكم، فالكلُّ يرجو القبول


“Semoga Allah menerima ibadah kami dan kalian dan semua orang pun mengharapkan hajinya diterima”.

Ibnu Bathah berkata dalam kitab Al Ibanah: “Begitu juga orang yang telah selesai melaksanakan haji dan umrah apabila ditanya tentang hajinya, ia berkata: ”Sungguh kami telah berhaji dan tidak tersisa kecuali harapan diterima”.

Baca juga: Haji Mabrur: Membaca Ulang Sai dan Mencukur Rambut Kita
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!