Menag: Tujuh Jemaah Haji Indonesia Wafat di Arafah
Rabu, 28 Juni 2023 - 03:00 WIB
Begitu juga jemaah yang boleh tawaf wada, kata Gus Yaqut, adalah jemaah yang bisa melaksanakan lempar jumrah sendiri. Sedangkan yang lainnya dibadalkan.
"Intinya kita tidak mau jemaah ini dipaksakan kondisi fisiknya. Agama itukan mempermudah. Kalau memang harus dibadalkan, badalkan. Saya kira kita memiliki petugas yang cukup untuk membadalkan jemaah haji. Lempar jumrahkan satu orang bisa mewakili beberapa orang," kata Gus Yaqut.
Gus Yaqut menegaskan, jika pelaksanaan badal tidak dipungut biaya alias gratis. "Tidak ada pungutan apa pun terkait badal. Baik tawaf iffadah bahkan badal haji juga tidak ada pungutan apa pun," tegasnya.
Di sisi lain, Gus Yaqut menyebut pelaksanaan wukuf di Arafah secara keseluruhan cukup baik. Meski diakuinya ada keluhan.
"Keluhan ada, itu dinamika mengurus 229.000 jemaah haji itu tidak mudah, pasti ada dinamikanya. Tapi belum sampai pada titik krusial. Aljamdulillah saya bertemu jemaah mereka menyatakan kepuasannya," ujarnya.
Terkait kekurangan yang ada, pihaknya pada Jumat memdatang akan bertemu dengan Menteri Agama Arab Saudi. "Kita sudah punya catatan-catatan yang harus diperbaiki," kata Gus Yaqut.
"Intinya kita tidak mau jemaah ini dipaksakan kondisi fisiknya. Agama itukan mempermudah. Kalau memang harus dibadalkan, badalkan. Saya kira kita memiliki petugas yang cukup untuk membadalkan jemaah haji. Lempar jumrahkan satu orang bisa mewakili beberapa orang," kata Gus Yaqut.
Gus Yaqut menegaskan, jika pelaksanaan badal tidak dipungut biaya alias gratis. "Tidak ada pungutan apa pun terkait badal. Baik tawaf iffadah bahkan badal haji juga tidak ada pungutan apa pun," tegasnya.
Di sisi lain, Gus Yaqut menyebut pelaksanaan wukuf di Arafah secara keseluruhan cukup baik. Meski diakuinya ada keluhan.
"Keluhan ada, itu dinamika mengurus 229.000 jemaah haji itu tidak mudah, pasti ada dinamikanya. Tapi belum sampai pada titik krusial. Aljamdulillah saya bertemu jemaah mereka menyatakan kepuasannya," ujarnya.
Terkait kekurangan yang ada, pihaknya pada Jumat memdatang akan bertemu dengan Menteri Agama Arab Saudi. "Kita sudah punya catatan-catatan yang harus diperbaiki," kata Gus Yaqut.
(ams)
Lihat Juga :