Beginilah Tampilan Terbaik Muslimah Ketika Hendak Salat Id

Rabu, 28 Juni 2023 - 11:44 WIB
Maka itu menurutnya, kaum perempuan muslimah hendaknya pergi ke suatu tempat salat Ied tanpa bersolek berlebihan, tanpa memakai wangi-wangian, dan tidak menampakkan auratnya. Dia mendasarkan pendapatnya pada ketentuan umum fiqih bahwa kaum muslimah diperintahkan menutup tubuhnya, tidak memamerkan perhiasannya (tabarruj), dan tidak memakai wewangian saat keluar rumah.

Sabda Rasulullah SAW, ''Hendaklah mereka (para Muslimah) keluar untuk salat Ied tanpa memakai wangi-wangian dan menjauhi laki-laki.''

Dalil lain, dari Ibnu Umar radhiyallahu'anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW, bersabda:

"Apabila salah seorang dari kalian hendak salat, sebaiknya dia mengenakan dua helai pakaiannya karena berhias untuk Allah itu lebih hak dilakukan," (HR ath-Thabarani dan Al-Baihaqi)

Bagi muslimah, dianjurkan mengenakan tiga helai pakaian dalam salat, yakni kerudung yang menutupi kepala dan lehernya, daster atau baju panjang yang menutupi badan dan kedua kakinya, dan jilbab tebal di atas pakaiannya atau mantel yang menutupi pakaiannya. (

Aisyah radhiyallahu anha meriwayatkan,"Ketika melaksanakan salat, wanita harus mengenaikan tiga helai pakaian yakni pakaian sehari-hari, jilbab dan kerudung". Aisyah pernah menggunakan sarungnya sebagai jilbab. (HR Ibnu Abdi Syaibah)

Penampilan Terbaik yang Syar'i

Berpenampilan terbaik perempuan muslimah tanpa tabarruj dan tanpa memakai parfum, bisa dianalogikan seorang siswi yang hendak pergi sekolah. Anak sekolah diwajibkan berseragam ke sekolah. Apakah para siswi jadi tampak kucel bila tidak berdandan? Tentu saja tidak. Dengan mengenakan pakaian yang bersih, sudah diseterika (tidak kusut), dan berjilbab dengan rapi, para siswi tersebut sudah disebut berpakaian dengan baik. Untuk berpakaian dengan baik, mereka tidak perlu menambahkan manik-manik atau payet di bajunya. Mereka juga tidak perlu merias wajahnya dengan berbagai make up.

Demikian pula perempuan muslimah ketika hari raya. Hendaklah mereka mengenakan pakaian yang bersih, sudah diseterika (tidak kusut), dan tidak apek. Dengan berpenampilan demikian, mereka telah menaati Allah dan Rasul-Nya lewat dua cara: tajammul (berpenampilan terbaik) ketika hari raya dan tidak bertabarruj (tidak berdandan di hadapan lelaki yang bukan mahram).

Karena itu, meskipun berhias dan memakai pakaian baru pada hari raya disunahkan, jangan sampai muslimah terjebak pada sifat boros dan berlebihan dalam berpakaian atau berdandan. Tidak boleh pula kita mengabaikan kriteria pakaian syar’i yang telah ditetapkan dalam Al-Quran dan As-Sunnah sehingga mengakibatkan “aurat” kita tidak terjaga. Atau berpakaian terlalu ketat. Atau juga terlalu mencolok dan menarik perhatian banyak orang.

Satu hal lagi, ketika muslimah hendak keluar rumah untuk salat Ied, janganlah memakai parfum atau wangi-wangian. Sebuah dalil menyatakan:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!