Keutamaan Puasa Asyura 10 Muharam, Catat Jadwalnya

Minggu, 23 Juli 2023 - 21:34 WIB
Artinya: "Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun lalu dan setahun akan datang. Puasa 'Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR Muslim 1162)

Dari Abu Qatadah, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

وَصَوْمُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ إِنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

Artinya: "Dan berpuasa 'Asyura, sesungguhnya saya berharap kepada Allah, puasa ini menghapuskan dosa setahun sebelumnya." (HR Abu Dawud 2425, Ibnu Majah 1738)

3. Hari Paling Mulia Melaksanakan Puasa Sunnah

Hari Asyura adalah hari dimana Allah Ta'ala membebaskan Nabi Musa dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun dan bala tentaranya. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma, katanya:

قدم النبي صلى الله عليه وسلم المدينة فرأى اليهود تصوم عاشوراء. فقال: ” ما هذا؟ ” قالوا: يوم صالح، نجى الله فيه موسى وبني السرائيل من عدوهم، فصامه موسى فقال صلى الله عليه وسلم: ” أنا أحق بموسى منكم ” فصامه، وأمر بصيامه

Artinya: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sampai di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa Asyura. Beliau bertanya: "Apa ini?" Mereka menjawab: "Ini hari baik, Allah telah menyelamatkan pada hari ini Musa dan Bani Israil dari musuh mereka, maka Musa pun berpuasa." Maka, Nabi ﷺ bersabda: "Saya lebih berhak terhadap Musa dibanding kalian." Maka, beliau pun berpuasa dan memerintahkan untuk berpuasa Asyura." (HR Muttafaq 'Alaih)

Kapan Pelaksanaannya?

Dai lulusan Sastra Arab Universitas Indonesia, Ustaz Farid Nu'man Hasan menjelaskan bahwa puasa Asyura dilaksanakan pada 10 Muharam dan menambahnya sehari sebelumnya atau sesudahnya untuk menyelesihi puasa kaum Yahudi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!