Kisah Ketawadhuan Khalifah Abu Bakar yang Membuat Umar Takjub

Kamis, 27 Juli 2023 - 05:10 WIB
Mendengar keluhan itu, Sayyidina Abu Bakar pun menjawab: "Tidak demikian, aku akan tetap memerahnya untuk kalian. Dan aku berharap kebajikan yang biasa kulakukan tidak berubah setelah aku menjadi khalifahnya umat ini."

Dan ternyata ucapan itu terbukti, Abu Bakar tetap menyempatkan diri membantu orang-orang itu memerah susu dari kambing-kambing mereka. Disebutkan Abu Bakar bahkan bukan hanya sekadar membantu memerahkan susu, tapi juga memberikan pelayanan tambahan.

Terkadang beliau akan bertanya kepada perempuan tadi: "Wahai Ibu, engkau ingin buihnya dibiarkan atau dihilangkan?" Wanita tua itu menjawab, "Aku ingin buihnya dibiarkan." Namun terkadang dia menjawab: "Hilangkan saja." Sayidina Abu Bakar selalu melakukan seperti apa yang diminta oleh perempuan itu.

3. Memilih Jalan Kaki Saat Mengantar Panglima Perang Muslim

Imam Al-Baihaqi rahimahullah dalam Sunan-nya menyebutkan sebuah riwayat dari Imam Sa'id bin al-Musayyib bahwa tatkala hendak mengirimkan pasukan muslimin ke negeri Syam. Abu Bakar mengangkat Yazid bin Abi Sufyan, Amr bin al-Ash, dan juga Syurahbil bin Hasanah sebagai panglimanya.

Setelah ketiganya menaiki kendaraan, Abu Bakar mengantarkan mereka hingga ke Bukit Wada. Para panglima itu karena merasa tidak enak berkata: "Wahai Khalifahnya Rasulullah, mengapa engkau berjalan mengantarkan kami sedang kami menaiki kendaraan?"

"Aku berharap memperoleh pahala atas langkahku ini membersamai kalian dalam jihad di jalan Allah," jawab sang Khalifah Abu Bakar.

Itulah sekelumit ketawadhuan Abu Bakar Ash-Shiddiq yang mengagumkan. Semoga kita dapat meneladaninya.

Wallahu A'lam

Baca Juga: 19 Mutiara Nasihat Abu Bakar Ash-Shiddiq Penuh Hikmah dan Inspiratif
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!