Lingkungan dan Pola Pendidikan Anak dalam Pandangan Rasulullah SAW

Senin, 31 Juli 2023 - 17:29 WIB
Di sekolah, anak-anak ini akan berkumpul dari berbagai latar belakang sosial serta lingkungan yang berbeda-beda, bermacam-macam pemikiran, adat kebiasaan, dan juga karakter. Anak kita bergaul dengan individu-individu yang sangat lama, bahkan mungkin bertahun-tahun di sekolah. Interaksi Ini bisa memberikan pengaruh bagi kejiwaan anak, pada tabiat dan juga kepribadiannya. Maka tidak heran anak akan cenderung meniru dari teman-temannya tanpa dia mampu memilih dan memilah mana yang baik dan mana yang buruk.

Demikian juga para pengajar atau guru di sekolah yang juga berasal dari berbagai latar belakang pemikiran, budaya serta kepribadian. Tidak semua guru memiliki komitmen terhadap aqidah yang lurus, akhlak yang mulia, atau menanamkan hal-hal penting bagi anak. Mungkin banyak yang dia sekedar untuk menyampaikan maklumat kemudian dia pulang. Selebihnya dia tidak peduli. Apalagi sekolah itu tidak spesial menitikberatkan akidah atau ibadah yang benar.

Tentunya pengaruh guru juga sangat besar. "Maka dari itu para orang tua juga harus mengetahui atau mengenal guru-guru yang menangani anak-anak mereka. Karena kerap kali guru ini menjadi tokoh panutan bagi anak-anak. Dengan mudah mereka mendengar dan mempraktikkan ucapan maupun perbuatan sang guru meski bertentangan dengan pola pikir dan didikan orang tua. Dan kenyataannya anak-anak remaja lebih banyak curhat kepada guru-gurunya daripada orang tuanya,"urainya.

Baca juga: Mengapa Orang Tua harus Selalu Mendoakan Anak-anaknya? Begini Penjelasannya

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!