Keutamaan dan Dahsyatnya Pahala Berzikir

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 13:10 WIB
2. Zikir yang pahalanya lebih daripada membebaskan sepuluh budak

Membebaskan seorang budak mengeluarkan biaya yang besar. Dan apalagi membebaskan sepuluh orang budak yang pada zaman ini budak sudah tidak ditemukan lagi. Nah, amalan ini berpahala imbang dengan membebaskan sepuluh orang budak.

Dalam hadisnya dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda,

“Barang siapa mengucapkan : ‘Tiada ilah yang berhak diibadahi selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan, baginya segala pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu’ dalam sehari seratus kali, maka kalimat itu sebanding dengan pahala memerdekakan sepuluh sahaya dan tertulis baginya seratus kebaikan, terhapus darinya seratus kejelekan dan kalimat itu menjadi pelindung dari syaitan pada hari itu sampai sore harinya. Selain itu, tidak seorang pun yang dapat melebihi pahala yang didapat orang yang mengucapkannya, kecuali seseorang yang mengamalkan lebih banyak daripadanya.’

Selanjutnya, Rasulullah bersabda : ‘Barang siapa mengucapkan ‘Mahasuci Allah, serta dengan memuji-Nya’, dalam sehari seratus kali, maka gugurlah dosa-dosanya walaupun seperti buih di lautan.'” (Muttafaqun ‘alaih)

3. Zikir yang pahalanya memenuhi timbangan amal

Pada hari akhir nanti semua orang akan ditimbang oleh Allah 'Azza wa Jalla akan amal perbuatannya. Apabila lebih berat pahalanya maka ia akan dimasukan ke dalam syurga dan apabila lebih berat dosanya maka ia akan dimasukan ke dalam neraka. Nauudzubillahi min dzaalik. (Baca juga : Pelarangan dan Keharaman Puasa di Hari Tasyrik )

Nah amalan ini ringan tidak susah diamalkan namun berat dalam timbangan. Dari Abu Malik Al-asy’ari radhiyallah‘anhu, Rasulullah SAW bersabda:

Dari Abu Malik Al-Harits bin ‘Ashim Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Bersuci itu sebagian dari iman, ucapan alhamdulillah (segala puji bagi Allah) itu memenuhi timbangan. Ucapan subhanallah (Mahasuci Allah) dan alhamdulillah (segala puji bagi Allah), keduanya memenuhi antara langit dan bumi. Salat adalah cahaya, sedekah adalah bukti nyata, kesabaran adalah sinar, Al-Qur’an adalah hujjah yang membelamu atau hujjah yang menuntutmu. Setiap manusia berbuat, seakan-akan ia menjual dirinya, ada yang memerdekakan dirinya sendiri, ada juga yang membinasakan dirinya sendiri.’” (HR. Muslim)

Apabila kita mengucapkannya dengan keyakinan mantap maka tidaklah ringan timbangan kita di hari kiamat kelak.Pada hadis lain: Dari Abu Hurairah, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!