Dialog Ahmed Deedat dengan Van Heerden: Apa yang Dikatakan Injil tentang Muhammad SAW?

Minggu, 24 September 2023 - 05:10 WIB
Ahmeed Deedat lalu bertanya: "Kepada siapa ramalan tersebut ditujukan?"

"Yesus!" jawab Dominee Van Heerden tanpa keraguan sedikit pun.

"Mengapa Yesus, namanya tidak disebut di sini?" tanya Ahmeed Deedat.

"Karena ramalan adalah kata-kata yang menggambarkan sesuatu yang akan terjadi pada masa yang akan datang, kita temukan kata-kata dalam ayat ini cukup melukiskannya. Anda lihat, kata yang paling penting dari ramalan ini adalah Soos Jy Is (like unto thee), --seperti kamu-- seperti Musa, dan Yesus seperti Musa," jawab Dominee.

"Dalam hal apa Yesus seperti Musa?" tanya Ahmeed Deedat.

Baca juga: Pengaruh Iptek Modern Terhadap Hubungan Islam-Kristen Menurut Montgomery Watt

"Pertama, Musa adalah seorang Yahudi dan Yesus juga seorang Yahudi. Kedua, Musa adalah seorang nabi dan Yesus juga seorang nabi karena itu Yesus seperti Musa dan itu tepat sekali seperti yang dikatakan Tuhan kepada Musa-- Soos Jy Is," jawabnya.

"Dapatkah Anda pikirkan persamaan-persamaan lain antara Musa dan Yesus?" tanya Ahmeed Deedat.

Dominee mengatakan ia tidak dapat memikirkan yang lain.

"Jika hanya dua kriteria ini saja untuk menentukan calon dalam ramalan pada Ulangan 18: 18, maka untuk kasus ini kriteria dapat dipenuhi oleh setiap tokoh setelah Musa pada kitab Injil: Solomon, Yesaya, Ezekiel, Daniel, Hosea, Yoel, Malachi, Yohanes Pembaptis dan lain-lain, karena mereka semua juga seorang "Yahudi" dan "Nabi"," ujar Ahmeed Deedat membalas.

"Mengapa tidak menerapkan ramalan tersebut kepada salah satu nabi-nabi ini, dan mengapa harus Yesus? Mengapa kita harus menganggap yang satu ikan sementara yang lainnya unggas?" tanya Ahmeed Deedat kemudian.

Dominee tidak menjawab.

Baca juga: Perbedaan Versi Kisah Nabi Ibrahim dan Penyembelihan Putranya Menurut Islam, Kristen, dan Yahudi
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!