Kisah Bani Israil Setelah Lepas dari Kejaran Fir'aun

Kamis, 12 Oktober 2023 - 17:13 WIB
Kisah Bani Israil ini dimulai ketika mereka menyeberangi laut dan pergi menuju negeri Syam. Ilustrasi: Ist
Kisa Bani Israil memasuki babak baru pasca-kehancuran Firaun dan bala tentaranya. Mereka dijanjikan akan mewarisi berbagai kemuliaan, harta dan kebebasan yang sebelumnya dimiliki Firaun jika mematuhi perintah Allah SWT. Sayang, Bani Islam selalu membangkang.

Kisah ini dimulai ketika Bani Israil menyeberangi laut dan pergi menuju negeri Syam . Ibnu Abdul Hakam dalam kitabnya Tarikh Mishr menyebut selama tiga hari mereka tidak bisa mendapatkan air. Banyak dari Bani Israil yang mengeluh atas kondisi tersebut. Bahkan sekalipun mereka menemukan air, mereka tidak mendapati kecuali air asin dan pahit yang hampir mustahil untuk diminum.

Setelah beberapa hari dalam perjalanan panjang pasca kehancuran Firaun dan bala tentaranya, kondisi Bani Israil cukup memprihatinkan, terutama krisis air minum.

Allah SWT kemudian memerintahkan Nabi Musa untuk mengambil sebatang kayu dan menaruhnya ke dalam sumber air yang tidak layak konsumsi. Berkat izin Allah SWT, air tersebut berubah menjadi air tawar dan dapat diminum oleh seluruh Bani Israil.

Baca juga: Kembalinya Nabi Musa dan Prediksi Fir'aun

Selain memberikan mukjizat tersebut, pada waktu itu Allah SWT juga mengajarkan kepada Nabi Musa as dan bangsa Israil tentang berbagai kewajiban, sunah-sunah dan wasiat-wasiat.

Allah SWT mengingatkan mereka agar senantiasa menjaga itu semua dalam setiap situasi dan kondisi. Namun setelah beberapa waktu, bangsa Israil malah mengabaikan pesan Ilahi yang disampaikan melalui sabda Nabi Musa ini.

Penyelewengan yang dilakukan Bani Israil pascakehancuran Firaun dan bala tentaranya ini tercatat di dalam Al-Qur’an, yakni surah al-‘Araf ayat 138-139 yang berarti:

وَجَٰوَزْنَا بِبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ ٱلْبَحْرَ فَأَتَوْا۟ عَلَىٰ قَوْمٍ يَعْكُفُونَ عَلَىٰٓ أَصْنَامٍ لَّهُمْ ۚ قَالُوا۟ يَٰمُوسَى ٱجْعَل لَّنَآ إِلَٰهًا كَمَا لَهُمْ ءَالِهَةٌ ۚ قَالَ إِنَّكُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ

إِنَّ هَٰؤُلَاءِ مُتَبَّرٌ مَا هُمْ فِيهِ وَبَاطِلٌ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

"Dan Kami selamatkan Bani Israil menyeberangi laut itu (Laut Merah). Ketika sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala, mereka berkata, “Wahai Musa! Buatkanlah kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala).” (Musa) menjawab, “Sungguh, kamu orang-orang yang bodoh.” Sesungguhnya mereka akan dihancurkan (oleh kepercayaan) yang dianutnya dan akan sia-sia apa yang telah mereka kerjakan. ( QS Al-Araf : 138-139 )

Baca juga: Membaca Misi Suci Nabi Musa AS
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!