Kisah Kematian Dajjal Dibunuh Nabi Isa di Kota Lod
Senin, 16 Oktober 2023 - 18:22 WIB
قال ابن عباس، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: فعند ذلك ينزل أخي عيسى ابن مريم من السماء على جبل افيق, اماما هاديا وحكما عادلا
Artinya: "Ibn Abbas berkata, Rasulullah bersabda: Dalam keadaan demikian, saudaraku Nabi Isa ibn Maryam turun dari langit pada Jabal Afiq, sebagai imam yang memberi petunjuk, dan hakim yang adil." (Ditakhrij oleh Ishaq Ibn Basyir, dan Ibn 'Asakir, sebagaimana tersebut dalam Kanzul 'Umal)
Ketika Nabi Isa turun, para hamba Allah yang bertaqwa akan berkumpul di sekelilingnya. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Nabi Isa akan turun pada waktu subuh.
"...Dan pemimpin kalian (Imam Mahdi) adalah seorang yang sholeh. Setelah imam sholat mereka datang, untuk menunaikan sholat Subuh bersama umat Islam, tiba-tiba Nabi Isa putra Maryam turun pada waktu Subuh.
Kemudian sang imam sholat yang sudah siap tadi mundur perlahan untuk mempersilakan Nabi Isa menjadi imam sholat. Lalu kedua tangan Nabi Isa memegang kedua bahu sang imam tadi sambil berkata, "Majulah dan sholatlah bersama mereka sebab mereka ber-iqamah untukmu."
Setelah sholat, Nabi Isa bersama kaum muslimin langsung menemui Dajjal. Pada saat melihat Nabi Isa, Dajjal langsung meleleh layaknya garam yang tergerus air. Dajjal sempat melarikan diri, namun ketika sampai dia sampai pintu di sebelah timur, dia langsung dibunuh oleh Nabi Isa.
إِنْ يَخْرُجِ الدَّجَّالُ وَأَنَا حَىٌّ كَفَيْتُكُمُوهُ وَإِنْ يَخْرُجِ الدَّجَّال بَعْدِى فَإِنَّ رَبَّكُمْ عَزَّ وَجَلَّ لَيْسَ بِأَعْوَرَ إِنَّهُ يَخْرُجُ فِى يَهُودِيَّةِ أَصْبَهَانَ حَتَّى يَأْتِىَ الْمَدِينَةَ فَيَنْزِلَ نَاحِيَتَهَا وَلَهَا يَوْمَئِذٍ سَبْعَةُ أَبْوَابٍ عَلَى كُلِّ نَقْبٍ مِنْهَا مَلَكَانِ فَيَخْرُجَ إِلَيْهِ شِرَارُ أَهْلِهَا حَتَّى الشَّامِ مَدِينَةٍ بِفِلَسْطِينَ بِبَابِ لُدٍّ – وَقَالَ أَبُو دَاوُدَ مَرَّةً حَتَّى يَأْتِىَ فِلَسْطِينَ بَابَ لُدٍّ – فَيَنْزِلَ عِيسَى عَلَيْهِ السَّلاَمُ فَيَقْتُلَهُ ثُمَّ يَمْكُثَ عِيسَى عَلَيْهِ السَّلاَمُ فِى الأَرْضِ أَرْبَعِينَ سَنَةً إِمَاماً عَدْلاً وَحَكَماً مُقْسِطاً
Artinya: "Jika Dajjal telah keluar dan saya masih hidup maka saya akan membela (menjaga) kalian, namun Dajjal keluar sesudahku sesungguhnya Rabb kalian 'azza wajalla tidaklah buta sebelah (bermata satu) dan Dajjal akan keluar di Yahudi Ashbihan hingga ia datang ke Madinah dan turun di tepinya yang mana Madinah pada waktu itu memiliki tujuh pintu. Pada setiap pintu terdapat malaikat yang menjaga, lalu akan keluar (menuju) kepada Dajjal sejelek-jelek penduduk Madinah darinya hingga ke Syam tepat di kota Palestina di pintu Lud." Sesekali Abu Daud berkata, "Hingga Dajjal datang (tiba) di Palestina di pintu Lud, lalu Isa 'alaihissalam turun dan membunuhnya, kemudian Isa tinggal di bumi selama empat puluh tahun dan menjadi imam yang adil dan hakim yang adil." (HR Ahmad, 6/75)
Begitulah akhir tragis Dajjal yang mati di tangan Nabi Isa. Setelah kematian Dajjal, Allah kemudian mengeluarkan bangsa perusak bernama Ya'juj dan Ma'juj yang kemudian dibinasakan oleh Nabi Isa atas izin Allah.
Baca Juga: Misi Besar Israel Menanti Dajjal dan Kebinasaannya di Akhir Zaman
Artinya: "Ibn Abbas berkata, Rasulullah bersabda: Dalam keadaan demikian, saudaraku Nabi Isa ibn Maryam turun dari langit pada Jabal Afiq, sebagai imam yang memberi petunjuk, dan hakim yang adil." (Ditakhrij oleh Ishaq Ibn Basyir, dan Ibn 'Asakir, sebagaimana tersebut dalam Kanzul 'Umal)
Ketika Nabi Isa turun, para hamba Allah yang bertaqwa akan berkumpul di sekelilingnya. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Nabi Isa akan turun pada waktu subuh.
"...Dan pemimpin kalian (Imam Mahdi) adalah seorang yang sholeh. Setelah imam sholat mereka datang, untuk menunaikan sholat Subuh bersama umat Islam, tiba-tiba Nabi Isa putra Maryam turun pada waktu Subuh.
Kemudian sang imam sholat yang sudah siap tadi mundur perlahan untuk mempersilakan Nabi Isa menjadi imam sholat. Lalu kedua tangan Nabi Isa memegang kedua bahu sang imam tadi sambil berkata, "Majulah dan sholatlah bersama mereka sebab mereka ber-iqamah untukmu."
Setelah sholat, Nabi Isa bersama kaum muslimin langsung menemui Dajjal. Pada saat melihat Nabi Isa, Dajjal langsung meleleh layaknya garam yang tergerus air. Dajjal sempat melarikan diri, namun ketika sampai dia sampai pintu di sebelah timur, dia langsung dibunuh oleh Nabi Isa.
إِنْ يَخْرُجِ الدَّجَّالُ وَأَنَا حَىٌّ كَفَيْتُكُمُوهُ وَإِنْ يَخْرُجِ الدَّجَّال بَعْدِى فَإِنَّ رَبَّكُمْ عَزَّ وَجَلَّ لَيْسَ بِأَعْوَرَ إِنَّهُ يَخْرُجُ فِى يَهُودِيَّةِ أَصْبَهَانَ حَتَّى يَأْتِىَ الْمَدِينَةَ فَيَنْزِلَ نَاحِيَتَهَا وَلَهَا يَوْمَئِذٍ سَبْعَةُ أَبْوَابٍ عَلَى كُلِّ نَقْبٍ مِنْهَا مَلَكَانِ فَيَخْرُجَ إِلَيْهِ شِرَارُ أَهْلِهَا حَتَّى الشَّامِ مَدِينَةٍ بِفِلَسْطِينَ بِبَابِ لُدٍّ – وَقَالَ أَبُو دَاوُدَ مَرَّةً حَتَّى يَأْتِىَ فِلَسْطِينَ بَابَ لُدٍّ – فَيَنْزِلَ عِيسَى عَلَيْهِ السَّلاَمُ فَيَقْتُلَهُ ثُمَّ يَمْكُثَ عِيسَى عَلَيْهِ السَّلاَمُ فِى الأَرْضِ أَرْبَعِينَ سَنَةً إِمَاماً عَدْلاً وَحَكَماً مُقْسِطاً
Artinya: "Jika Dajjal telah keluar dan saya masih hidup maka saya akan membela (menjaga) kalian, namun Dajjal keluar sesudahku sesungguhnya Rabb kalian 'azza wajalla tidaklah buta sebelah (bermata satu) dan Dajjal akan keluar di Yahudi Ashbihan hingga ia datang ke Madinah dan turun di tepinya yang mana Madinah pada waktu itu memiliki tujuh pintu. Pada setiap pintu terdapat malaikat yang menjaga, lalu akan keluar (menuju) kepada Dajjal sejelek-jelek penduduk Madinah darinya hingga ke Syam tepat di kota Palestina di pintu Lud." Sesekali Abu Daud berkata, "Hingga Dajjal datang (tiba) di Palestina di pintu Lud, lalu Isa 'alaihissalam turun dan membunuhnya, kemudian Isa tinggal di bumi selama empat puluh tahun dan menjadi imam yang adil dan hakim yang adil." (HR Ahmad, 6/75)
Begitulah akhir tragis Dajjal yang mati di tangan Nabi Isa. Setelah kematian Dajjal, Allah kemudian mengeluarkan bangsa perusak bernama Ya'juj dan Ma'juj yang kemudian dibinasakan oleh Nabi Isa atas izin Allah.
Baca Juga: Misi Besar Israel Menanti Dajjal dan Kebinasaannya di Akhir Zaman
(rhs)
Lihat Juga :