Misi Besar Israel Menanti Dajjal dan Kebinasaannya di Akhir Zaman
Minggu, 15 Oktober 2023 - 05:10 WIB
loading...
Dajjal beserta pengikutnya kaum Yahudi Israel akan binasa di tangan Isa bin Maryam (Nabi Isa alaihissalam) yang turun di akhir zaman membantu Imam Mahdi dan kaum muslimin. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Konflik Palestina dan Israel yang tak kunjung usai hingga hari ini sering dikaitkan dengan risalah Nubuwah (kenabian) tentang keadaan akhir zaman. Jika kita merujuk Hadis Nubuwah, apa yang terjadi di Palestina hari ini merupakan tanda-tanda kecil dekatnya Hari Akhir.
Dalam Hadis Nubuwah disebutkan bahwa puncak akhir zaman nanti akan terjadi perang besar (Al-Malhamah Al-Kubra) antara kaum muslim yang dipimpin Imam Mahdi melawan umat Yahudi yang kelak dipimpin Dajjal, si Mesias palsu. Negeri Syam akan menjadi ribath akhir zaman, karena di sanalah terjadinya pertempuran dahsyat akhir zaman menjelang Hari Kiamat.
Dajjal beserta pengikutnya kaum Yahudi akan binasa di tangan Isa bin Maryam (Nabi Isa 'alaihissalam) yang turun di akhir zaman membantu Imam Mahdi dan kaum muslimin. Bagaimana kisahnya? Simak ulasan berikut ini.
Pertempuran Besar di Akhir Zaman
Sejak 14 abad lebih lalu, Nabi Muhammad ﷺ telah menubuwahkan keadaan umat di akhir zaman. Perang yang terjadi di Palestina hari ini barang kali merupakan rangkaian peristiwa menuju akhir zaman. Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
يَتْبَعُ الدَّجَّالَ مِنْ يَهُودِ أَصْفَهَانَ سَبْعُونَ أَلْفًا عَلَيْهِمُ الطَّيَالِسَةُ
Artinya: "Dajjal akan diikuti oleh 70 ribu orang Yahudi Isfahan yang mengenakan selendang (syal Persia)." (HR Muslim)
Dalam Buku "Misteri Dajjal" karya Wiyanto Suud diceritakan, di akhir zaman nanti Imam Mahdi dibantu Isa bin Maryam akan memerangi Dajjal dan umat Yahudi yang durhaka. Ketika Dajjal muncul dari Khurasan, ia mulai menebarkan fitnah bsar dan kekacauan di seluruh penjuru bumi sampai hampir memasuki kota suci Madinah.
Akan tetapi para Malaikat membelokkannya ke arah Syam (Palestina, Suriah, Yordania, Lebanon). Kemudian Dajjal dan 70.000 pasukan Yahudi mengepung Damaskus Suriah, tempat Imam Mahdi dan kaum muslimin berada. Saat itu Imam Mahdi dan pasukannya baru saja kembali dari penaklukan Konstantinopel.
Ketika hendak menunaikan sholat Shubuh -menurut sebuah riwayat di Masjid Jami' Al-Umawi Damaskus-, tiba-tiba Isa Al-Masih turun ditemani dua Malaikat. Imam Mahdi mempersilakan Isa Al-Masih menjadi imam sholat, tetapi beliau menolaknya dan meminta Imam Mahdi memimpin sholat sebagai karunia besar untuk umat Nabi Muhammad ﷺ. Setelah selesai sholat berjamaah, Isa Al-Masih memerintahkan kaum muslimin untuk membuka gerbang masjid.
Ketika pintu dibuka, Dajjal dan pasukan Yahudi telah mengepung umat muslim. Terjadilah pertempuran besar antara kaum muslimin melawan kaum Yahudi yang dipimpin Dajjal. Dalam satu riwayat disebutkan, ketika melihat Isa Al-Masih, tubuh Dajjal meleleh bagaikan melelehnya garam dalam air.
Dalam Hadis Nubuwah disebutkan bahwa puncak akhir zaman nanti akan terjadi perang besar (Al-Malhamah Al-Kubra) antara kaum muslim yang dipimpin Imam Mahdi melawan umat Yahudi yang kelak dipimpin Dajjal, si Mesias palsu. Negeri Syam akan menjadi ribath akhir zaman, karena di sanalah terjadinya pertempuran dahsyat akhir zaman menjelang Hari Kiamat.
Dajjal beserta pengikutnya kaum Yahudi akan binasa di tangan Isa bin Maryam (Nabi Isa 'alaihissalam) yang turun di akhir zaman membantu Imam Mahdi dan kaum muslimin. Bagaimana kisahnya? Simak ulasan berikut ini.
Pertempuran Besar di Akhir Zaman
Sejak 14 abad lebih lalu, Nabi Muhammad ﷺ telah menubuwahkan keadaan umat di akhir zaman. Perang yang terjadi di Palestina hari ini barang kali merupakan rangkaian peristiwa menuju akhir zaman. Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
يَتْبَعُ الدَّجَّالَ مِنْ يَهُودِ أَصْفَهَانَ سَبْعُونَ أَلْفًا عَلَيْهِمُ الطَّيَالِسَةُ
Artinya: "Dajjal akan diikuti oleh 70 ribu orang Yahudi Isfahan yang mengenakan selendang (syal Persia)." (HR Muslim)
Dalam Buku "Misteri Dajjal" karya Wiyanto Suud diceritakan, di akhir zaman nanti Imam Mahdi dibantu Isa bin Maryam akan memerangi Dajjal dan umat Yahudi yang durhaka. Ketika Dajjal muncul dari Khurasan, ia mulai menebarkan fitnah bsar dan kekacauan di seluruh penjuru bumi sampai hampir memasuki kota suci Madinah.
Akan tetapi para Malaikat membelokkannya ke arah Syam (Palestina, Suriah, Yordania, Lebanon). Kemudian Dajjal dan 70.000 pasukan Yahudi mengepung Damaskus Suriah, tempat Imam Mahdi dan kaum muslimin berada. Saat itu Imam Mahdi dan pasukannya baru saja kembali dari penaklukan Konstantinopel.
Ketika hendak menunaikan sholat Shubuh -menurut sebuah riwayat di Masjid Jami' Al-Umawi Damaskus-, tiba-tiba Isa Al-Masih turun ditemani dua Malaikat. Imam Mahdi mempersilakan Isa Al-Masih menjadi imam sholat, tetapi beliau menolaknya dan meminta Imam Mahdi memimpin sholat sebagai karunia besar untuk umat Nabi Muhammad ﷺ. Setelah selesai sholat berjamaah, Isa Al-Masih memerintahkan kaum muslimin untuk membuka gerbang masjid.
Ketika pintu dibuka, Dajjal dan pasukan Yahudi telah mengepung umat muslim. Terjadilah pertempuran besar antara kaum muslimin melawan kaum Yahudi yang dipimpin Dajjal. Dalam satu riwayat disebutkan, ketika melihat Isa Al-Masih, tubuh Dajjal meleleh bagaikan melelehnya garam dalam air.
Lihat Juga :