3 Hoaks Tentang Masjid Al-Aqsha yang Sering Muncul di Media Sosial
Sabtu, 21 Oktober 2023 - 06:25 WIB
Masjid Al-Aqsha justru adalah masjid tertua kedua di muka bumi setelah Ka'bah (Masjidil Haram) di Makkah. Abu Dzar Al-Ghifari radhiyallahu 'anhu, berkata: "Wahai Rasulullah, masjid manakah yang pertama kali dibangun di muka bumi?" Rasulullah ﷺ menjawab: "Masjid Al-Haram." Aku kembali bertanya, "Kemudian?" Beliau ﷺ menjawab: "Masjid Al-Aqsha."
Aku bertanya lagi, "Berapa tahunkah jarak pembangunan keduanya?" Beliau ﷺ kembali menjawab: "40 tahun. Di mana pun engkau menjumpai waktu sholat, maka sholatlah, karena tempat (yang engkau jumpai itu) adalah masjid."
Kesimpulannya, sejak awal Al-Aqsha adalah masjid, bukan kuil.
3. Banyak Nabi-nabi yang memang Yahudi seperti Musa, Harun, Daud, Sulaiman. Mereka berhak untuk membangun kuil mereka di atas Al-Aqsha?
Penjelasan:
Bagaimana mungkin ada muslim yang berfikir bahwa para Nabi beragama Yahudi? Padahal Allah dengan jelas dan terang benderang menyatakan bahwa bapak para Nabi, Ibrahim 'alaihissalam adalah seorang muslim. Berikut firman-Nya:
مَا كَانَ اِبۡرٰهِيۡمُ يَهُوۡدِيًّا وَّلَا نَصۡرَانِيًّا وَّ لٰكِنۡ كَانَ حَنِيۡفًا مُّسۡلِمًا ؕ وَمَا كَانَ مِنَ الۡمُشۡرِكِيۡنَ
"Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani. Tetapi dia adalah seorang yang lurus, Muslim dan tidaklah termasuk orang-orang musyrik." (QS Ali Imran [3]: Ayat 67)
Bahkan dalam sebuah Hadis Sahih, Rasulullah ﷺ bersabda tentang doa Nabi Sulaiman setelah selesai merekonstruksi Masjid Al-Aqsha di zamannya. Nabi Sulaiman berdoa: "Agar siapapun yang datang ke masjid ini untuk sholat, lalu ia keluar, kecuali dosa-dosanya dibersihkan sebagaimana ketika ibunya melahirkannya." (HR Ibnu Majah)
Aku bertanya lagi, "Berapa tahunkah jarak pembangunan keduanya?" Beliau ﷺ kembali menjawab: "40 tahun. Di mana pun engkau menjumpai waktu sholat, maka sholatlah, karena tempat (yang engkau jumpai itu) adalah masjid."
Kesimpulannya, sejak awal Al-Aqsha adalah masjid, bukan kuil.
3. Banyak Nabi-nabi yang memang Yahudi seperti Musa, Harun, Daud, Sulaiman. Mereka berhak untuk membangun kuil mereka di atas Al-Aqsha?
Penjelasan:
Bagaimana mungkin ada muslim yang berfikir bahwa para Nabi beragama Yahudi? Padahal Allah dengan jelas dan terang benderang menyatakan bahwa bapak para Nabi, Ibrahim 'alaihissalam adalah seorang muslim. Berikut firman-Nya:
مَا كَانَ اِبۡرٰهِيۡمُ يَهُوۡدِيًّا وَّلَا نَصۡرَانِيًّا وَّ لٰكِنۡ كَانَ حَنِيۡفًا مُّسۡلِمًا ؕ وَمَا كَانَ مِنَ الۡمُشۡرِكِيۡنَ
"Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani. Tetapi dia adalah seorang yang lurus, Muslim dan tidaklah termasuk orang-orang musyrik." (QS Ali Imran [3]: Ayat 67)
Bahkan dalam sebuah Hadis Sahih, Rasulullah ﷺ bersabda tentang doa Nabi Sulaiman setelah selesai merekonstruksi Masjid Al-Aqsha di zamannya. Nabi Sulaiman berdoa: "Agar siapapun yang datang ke masjid ini untuk sholat, lalu ia keluar, kecuali dosa-dosanya dibersihkan sebagaimana ketika ibunya melahirkannya." (HR Ibnu Majah)
Lihat Juga :