Tokoh Terbesar Freemasonry Saja Tak Tahu Seluruh Isi Konspirasi Yahudi

Jum'at, 17 November 2023 - 07:32 WIB
Dokumen tersebut menjelaskan, bahwa Adriano Lemi adalah mantan pendeta Yahudi sebelum bergabung dengan Jenderal Pyke. la siap untuk melaksanakan tugasnya, setelah mendapat indoktrinasi ideologi Konspirasi dari Jenderal Pyke.

Tujuan pembentukan organisasi rahasia dalam organisasi rahasia yang lain, dan terselubungnya rahasia Konspirasi dan ideologi Konspirasi disesuaikan dengan golongan pangkat para anggota jaringan yang membuat para pengamat dan sejarawan menjadi bingung dalam menganalisa tujuan dan hakikat Freemasonry itu.

"Adapun tujuan Konspirasi menurut para pengamat tentang peristiwa yang terjadi di dunia ini mengakibatkan berbagai macam rentetan pertikaian dunia yang tak kunjung berakhir," ujar Willian G. Carr.

Baca juga: Das Kapital Ditulis di Sarang Maksiat, Kitab Suci Komunisme Produk Zionis

Orang lain tidak boleh tahu, bahwa aneka peristiwa itu adalah untuk menguasai arah pikiran manusia untuk menentukan nasib mereka. Hakikat yang sebenarnya adalah tetap merupakan misteri di mata umum, sebagai akibat dari propaganda yang menyesatkan. Dan tidak mengetahui setengah dari hakikat yang sebenarnya jelas merupakan suatu bahaya. Dan apabila orang tidak tahu sama sekali, hal ini akan lebih berbahaya.

Menentukan nasib umat manusia dan menguasai pola pikirannya jelas merupakan salah satu tujuan pertikaian masa kini.

"Akan tetapi, tujuan ini hanyalah tujuan dasar sebagai tahap awal bagi Konspirasi Internasional.

Langkah berikutnya adalah garis yang sejak dulu sudah dirancang oleh kekuatan setan," demikian Willian G. Carr.

Baca juga: Konspirasi Freemasonry: Kisah Lelaki Pembawa Dokumen yang Disambar Petir
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!