Hukum Bacaan Tajwid Surat Abasa Ayat 1-10 Beserta Penjelasan dan Cara Bacanya

Jum'at, 17 November 2023 - 14:24 WIB

4. Ayat 4

اَوۡ يَذَّكَّرُ فَتَنۡفَعَهُ الذِّكۡرٰىؕ


Au yaz zak karu fatanfa 'ahuz zikraa.

Artinya: atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, yang memberi manfaat kepadanya?

Hukum Tajwid Surat Abasa Ayat 4

فَتَنۡفَعَهُ = Ikhfa. Karena ada nun sukun bertemu dengan Fa. Cara bacanya adalah nun sukun di baca samar.

الذِّكۡرٰى = Alif Lam Syamsiyah. Karena ada alif lam bertemu dengan huruf syamsiyah yakni dzal. Cara bacanya, huruf lam dibaca tidak tampak atau dileburkan.

الذِّكۡرٰى = Ada ra yang dibaca tafkhim. Selain itu, ada juga Mad Thobi'i karena ada fathah berdiri.

5. Ayat 5

اَمَّا مَنِ اسۡتَغۡنٰى


Amma manis taghnaa

Artinya: Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup (pembesar-pembesar Quraisy),

Hukum Tajwid Surat Abasa Ayat 5

اَمَّا = Ghunnah. Karena ada huruf mim bertasydid. Cara bacanya yakni huruf mim harus didengungkan antara 2-3 harakat.

مَنِ اسۡتَغۡنٰى = Mad Thobi'i. Karena ada fathah berdiri. Dibaca satu alif atau dua harakat.

6. Ayat 6

فَاَنۡتَ لَهٗ تَصَدّٰىؕ


Fa-anta lahu tasaddaa

Artinya: maka engkau (Muhammad) memberi perhatian kepadanya,

Hukum Tajwid Surat Abasa Ayat 6

فَاَنۡتَ = Ikhfa. Karena ada nun sukun bertemu dengan Ta. Cara bacanya adalah nun sukun di baca samar.

لَهٗ = Mad Shilah Qashirah. Karena ada ha dhomir berharakat terbaik. Dibaca dengan panjang satu alif atau dua harakat.

تَصَدّٰىؕ = Mad Thobi'i. Sebab ada harakat fathah berdiri. Dibaca panjang satu alif atau dua harakat.

7. Ayat 7

وَمَا عَلَيۡكَ اَلَّا يَزَّكّٰٓى


Wa ma 'alaika allaa yaz zakka.

Artinya: padahal tidak ada (cela) atasmu kalau dia tidak menyucikan diri (beriman).
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Anas radhiyallahu 'anhu, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam terbiasa membaca doa: YA MUQALLIBAL QULUUB TSABBIT QALBII 'ALAA DIINIKA (Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku berada di atas agamamu). Kemudian aku pun bertanya, Wahai Rasulullah, kami beriman kepadamu dan kepada apa yang anda bawa. Lalu apakah anda masih khawatir kepada kami? Beliau menjawab: Ya, karena sesungguhnya hati manusia berada di antara dua genggaman tangan Allah Subhanahu wa Ta'ala yang Dia bolak-balikkan menurut yang dikehendaki-Nya.

(HR. Tirmidzi No. 2066)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More