Asal-usul Penamaan Brigade Al-Qassam, Pasukan Hamas yang Ditakuti Israel
Selasa, 21 November 2023 - 21:30 WIB
"Aku pun sangat bersedih, bagaimana mungkin aku yang dikenal sebagai seorang sebagai ulama besar tapi malah kabur dari medan perang? Seperti lenyap begitu saja semua yang telah aku ajarkan kepada manusia dari ilmu keyakinan dan keteguhan di jalan Allah."
حتى أخذت أُصلّي طوال الليل أسال الله الإخلاص والثبات واعتذرت إلى الله ما فعلت
"Sampai akhirnya aku melaksanakan sebuah shalat malam yang panjang dan aku memohon kepada Allah agar diberi keteguhan dan aku meminta ampunan-Nya dari apa yang telah aku lakukan karena telah lari dari medan perang."
ثم يممت وجهي ناحية العدو وقاتلتهم وحدي فترة حتى ولوّا هاربين من أمامي
"Sampai kemudian aku diberi kesempatan lagi untuk bisa berhadapan dengan musuh, aku serang mereka dan aku dapati mereka justru yang lari tak mampu berhadapan denganku."
فعلمت وقتها أن ما بيني وبين الله هو إيماني وتقواي وليس كتبي ودروسي وعلمي الشرعي
"Sejak itulah aku menyadari bahwa hubunganku dengan Allah hanyalah iman dan takwa. Bukan tentang banyaknya kitabku, jam terbang pengajaranku dan juga ilmu-ilmuku."
Itulah untaian kalimat emas sang Mujahidin Syaikh Izzudin Al-Qassam rahimahullah yang menginspirasi rakyat Palestina untuk berjihad dan berjuang membela tanah airnya. Namanya diabadikan menjadi nama sayap militer gerakan Hamas yang sangat ditakuti Zionis Israel.
Baca Juga: 10 Syarat Jadi Pejuang Al Qassam Hamas, Minimal Hafal 15 Juz Al-Quran dan 40 Hadits Arbain
حتى أخذت أُصلّي طوال الليل أسال الله الإخلاص والثبات واعتذرت إلى الله ما فعلت
"Sampai akhirnya aku melaksanakan sebuah shalat malam yang panjang dan aku memohon kepada Allah agar diberi keteguhan dan aku meminta ampunan-Nya dari apa yang telah aku lakukan karena telah lari dari medan perang."
ثم يممت وجهي ناحية العدو وقاتلتهم وحدي فترة حتى ولوّا هاربين من أمامي
"Sampai kemudian aku diberi kesempatan lagi untuk bisa berhadapan dengan musuh, aku serang mereka dan aku dapati mereka justru yang lari tak mampu berhadapan denganku."
فعلمت وقتها أن ما بيني وبين الله هو إيماني وتقواي وليس كتبي ودروسي وعلمي الشرعي
"Sejak itulah aku menyadari bahwa hubunganku dengan Allah hanyalah iman dan takwa. Bukan tentang banyaknya kitabku, jam terbang pengajaranku dan juga ilmu-ilmuku."
Itulah untaian kalimat emas sang Mujahidin Syaikh Izzudin Al-Qassam rahimahullah yang menginspirasi rakyat Palestina untuk berjihad dan berjuang membela tanah airnya. Namanya diabadikan menjadi nama sayap militer gerakan Hamas yang sangat ditakuti Zionis Israel.
Baca Juga: 10 Syarat Jadi Pejuang Al Qassam Hamas, Minimal Hafal 15 Juz Al-Quran dan 40 Hadits Arbain
(rhs)
Lihat Juga :