Konspirasi Yahudi: Kisah Lahirnya Koran yang Menyuarakan Gerakan Komunisme internasional
Jum'at, 08 Desember 2023 - 14:41 WIB
Mereka menerbitkan sebuah harian yang akan menyuarakan gerakan Komunisme internasional. Foto/Ilustrasi: Ist
Swiss adalah tempat pelarian para tokoh revolusioner Rusia . Lenin atau Vladimir Olianov adalah salah satunya. Di negeri ini Konspirasi Yahudi Internasional dirancang. Di Swiss Lenin bertemu dengan banyak kawan dan guru lama serta para agen Sesepuh Yahudi .
William G. Carr dalam bukunya berjudul "Yahudi Menggenggam Dunia" (Pustaka Kautsar, 1993) menyebut mereka sepakat menerbitkan sebuah harian yang akan menyuarakan gerakan Komunisme internasional. Tanggung jawab penerbitan ini diserahkan kepada tiga tokoh senior yaitu, Bilichanov, Kslarud dan Yutorisov.
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Dendam Lenin setelah Kakaknya Dihukum Mati
Sedangkan istri Lenin sendiri bertindak sebagai sekretaris redaksinya. Tidak lama kemudian Trotsky bergabung ke dalam dewan redaksi. Koran itu diberi nama bahasa Jerman ESKIRE, yang berarti "menyala". Harian ini pada mulanya diterbitkan dari Munchen Jerman, lalu dipindahkan ke Jenewa Swiss tahun 1903.
Untuk distribusinya, koran ini diselundupkan ke Rusia oleh agen-agen The Grand Eastern Lodge dan perkumpulan yang berada di bawah naungannya, sesuai dengan cara yang selalu ditempuh oleh para Sesepuh Yahudi.
Eskire pernah memuat ajakan untuk mengadakan pertemuan umum bagi gerakan Komunis yang menurut rencana akan diadakan di kota Brussels ibukota Belgia. Akan tetapi, pemerintah Belgia menolak untuk mengizinkan pertemuan itu diadakan di buminya.
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Pembantaian Januari dan Revolusi Manshevik
Kemudian pertemuan itu diadakan di kota London. Orang tahu, bahwa Inggris itu adalah negara kapitalis. Banyak pihak bertanya-tanya, mengapa pertemuan seperti itu boleh diselenggarakan di Inggris. Ini merupakan bukti kuat tentang adanya hubungan terselubung yang bisa mendesak pemerintah Inggris untuk menyetujui permohonan bagi diadakannya pertemuan itu.
Siapakah gerangan pihak terselubung yang telah mampu mendesak pemerintah Inggris sebagai negara adidaya pada saat itu? William G. Carr menyebut, siapa lagi kalau bukan kelompok pemilik modal internasional.
Pertemuan itu diadakan di London tahun 1903, yang menyebabkan timbulnya perpecahan. Kelompok Manshevik di bawah pimpinan Martov, dan kelompok Bolsevick di bawah pimpinan Lenin.
Baca juga: Konspirasi Internasional: Kisah Perang Rusia Jepang, Yahudi Mengail Ikan di Air Keruh
Setelah mengalami kegagalan, partai Komunis menjadwalkan sebuah pertemuan lagi untuk membahas masalah revolusi dan hasil yang telah mereka capai.
Pertemuan ini diadakan di London lagi tahun 1907, dihadiri oleh 91 utusan dari kelompok Bolshevik dan 89 utusan dari kelompok Manshevik.
William G. Carr dalam bukunya berjudul "Yahudi Menggenggam Dunia" (Pustaka Kautsar, 1993) menyebut mereka sepakat menerbitkan sebuah harian yang akan menyuarakan gerakan Komunisme internasional. Tanggung jawab penerbitan ini diserahkan kepada tiga tokoh senior yaitu, Bilichanov, Kslarud dan Yutorisov.
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Dendam Lenin setelah Kakaknya Dihukum Mati
Sedangkan istri Lenin sendiri bertindak sebagai sekretaris redaksinya. Tidak lama kemudian Trotsky bergabung ke dalam dewan redaksi. Koran itu diberi nama bahasa Jerman ESKIRE, yang berarti "menyala". Harian ini pada mulanya diterbitkan dari Munchen Jerman, lalu dipindahkan ke Jenewa Swiss tahun 1903.
Untuk distribusinya, koran ini diselundupkan ke Rusia oleh agen-agen The Grand Eastern Lodge dan perkumpulan yang berada di bawah naungannya, sesuai dengan cara yang selalu ditempuh oleh para Sesepuh Yahudi.
Eskire pernah memuat ajakan untuk mengadakan pertemuan umum bagi gerakan Komunis yang menurut rencana akan diadakan di kota Brussels ibukota Belgia. Akan tetapi, pemerintah Belgia menolak untuk mengizinkan pertemuan itu diadakan di buminya.
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Pembantaian Januari dan Revolusi Manshevik
Kemudian pertemuan itu diadakan di kota London. Orang tahu, bahwa Inggris itu adalah negara kapitalis. Banyak pihak bertanya-tanya, mengapa pertemuan seperti itu boleh diselenggarakan di Inggris. Ini merupakan bukti kuat tentang adanya hubungan terselubung yang bisa mendesak pemerintah Inggris untuk menyetujui permohonan bagi diadakannya pertemuan itu.
Siapakah gerangan pihak terselubung yang telah mampu mendesak pemerintah Inggris sebagai negara adidaya pada saat itu? William G. Carr menyebut, siapa lagi kalau bukan kelompok pemilik modal internasional.
Pertemuan itu diadakan di London tahun 1903, yang menyebabkan timbulnya perpecahan. Kelompok Manshevik di bawah pimpinan Martov, dan kelompok Bolsevick di bawah pimpinan Lenin.
Baca juga: Konspirasi Internasional: Kisah Perang Rusia Jepang, Yahudi Mengail Ikan di Air Keruh
Setelah mengalami kegagalan, partai Komunis menjadwalkan sebuah pertemuan lagi untuk membahas masalah revolusi dan hasil yang telah mereka capai.
Pertemuan ini diadakan di London lagi tahun 1907, dihadiri oleh 91 utusan dari kelompok Bolshevik dan 89 utusan dari kelompok Manshevik.
Lihat Juga :