Konspirasi Yahudi: Kisah Zionisme Kuasai Inggris di Era Perdana Menteri Lloyd George
Sabtu, 09 Desember 2023 - 13:43 WIB
5. Harry Sasheer
6. Joseph Cowen
7. Haim Weisman, seorang ketua Zionisme politik terbesar.
8. Nachom Sokolov, penanggungjawab dalam bidang propaganda yang kelak menulis buku The History of Zionisme.
Topik utama yang dibahas dalam pertemuan itu adalah strategi yang akan dipakai sebagai landasan pijak dalam perundingan resmi, yang akan menentukan perjalanan nasib Palestina, Armenia dan Irak.
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Terbunuhnya Pemimpin Besar Reformis Eropa
Seorang politikus Amerika Jeffrey menambah informasi mengenai pertemuan itu dalam sebuah komentarnya yang ia sajikan kepada pihak organisasi Zionis di Amerika Serikat sebagai berikut:
"Saya menyampaikan rincian hasil pertemuan ini kepada organisasi Zionisme di Amerika. Kemudian sejak itu, mereka mencampuri urusan dalam negeri Inggris, dan mengarahkan pemerintahan Lloyd George dalam masalah penting yang menjadi bidangnya."
Selanjutnya kita perlu mengukur, sejauh mana penyusupan Zionisme ke dalam pemerintahan Inggris pada saat itu diatur. Berikut ini beberapa pengakuan seorang tokoh Yahudi Samuel Landman yang dibeberkan sendiri kelak dalam bukunya Yahudi Internasional, diterbitkan di London tahun 1926 sebagai berikut:
"Setelah persetujuan ditandatangani oleh Sir Mark Sykes dan Haim Weizmanserta Sokolov, mereka sepakat untuk mengirim sepucuk surat kepada jaksa agung Amerika Serikat LD Brandes, yang sekaligus juga kepala Komite Organisasi Zionisme di New York, untuk memberitahukan, bahwa pemerintah Inggris telah menyetujui untuk membantu orang-orang Yahudi dalam merebut Palestina dari tangan bangsa Arab.
Baca juga: Konspirasi Yahudi Internasional: Kisah Terbunuhnya Presiden Abraham Lincoln
6. Joseph Cowen
7. Haim Weisman, seorang ketua Zionisme politik terbesar.
8. Nachom Sokolov, penanggungjawab dalam bidang propaganda yang kelak menulis buku The History of Zionisme.
Topik utama yang dibahas dalam pertemuan itu adalah strategi yang akan dipakai sebagai landasan pijak dalam perundingan resmi, yang akan menentukan perjalanan nasib Palestina, Armenia dan Irak.
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Terbunuhnya Pemimpin Besar Reformis Eropa
Seorang politikus Amerika Jeffrey menambah informasi mengenai pertemuan itu dalam sebuah komentarnya yang ia sajikan kepada pihak organisasi Zionis di Amerika Serikat sebagai berikut:
"Saya menyampaikan rincian hasil pertemuan ini kepada organisasi Zionisme di Amerika. Kemudian sejak itu, mereka mencampuri urusan dalam negeri Inggris, dan mengarahkan pemerintahan Lloyd George dalam masalah penting yang menjadi bidangnya."
Selanjutnya kita perlu mengukur, sejauh mana penyusupan Zionisme ke dalam pemerintahan Inggris pada saat itu diatur. Berikut ini beberapa pengakuan seorang tokoh Yahudi Samuel Landman yang dibeberkan sendiri kelak dalam bukunya Yahudi Internasional, diterbitkan di London tahun 1926 sebagai berikut:
"Setelah persetujuan ditandatangani oleh Sir Mark Sykes dan Haim Weizmanserta Sokolov, mereka sepakat untuk mengirim sepucuk surat kepada jaksa agung Amerika Serikat LD Brandes, yang sekaligus juga kepala Komite Organisasi Zionisme di New York, untuk memberitahukan, bahwa pemerintah Inggris telah menyetujui untuk membantu orang-orang Yahudi dalam merebut Palestina dari tangan bangsa Arab.
Baca juga: Konspirasi Yahudi Internasional: Kisah Terbunuhnya Presiden Abraham Lincoln
Lihat Juga :