Konspirasi Yahudi: Victor Marsedan Peringatkan Bahaya yang Bakal Menimpa Inggris

Rabu, 20 Desember 2023 - 15:47 WIB
Winston Chrchill. Foto/Ilustrasi: Etsy
Perang dagang antara Jepang dengan Eropa semakin memuncak tatkala muncul aliansi Poros Berlin-Roma-Tokyo yang dipelopori Adolf Hitler dan Mussolini

William G. Carr dalam bukunya berjudul "Yahudi Menggenggam Dunia" (Pustaka Kautsar, 1993) kondisi ini ditunggu konspirasi Yahudi Internasional . "Mereka mengantar dunia menuju perang yang tidak bisa dihindarkan lagi. Mereka segera bersiap siap untuk menyambut kedatangan perang itu," ujar William.

Menurutnya, Tokoh yang dipersiapkan Yahudi untuk memimpin perang dari Inggris adalah Winston Churchill. Dari Amerika tampil Franklin Roosevelt, yang punya hubungan dekat dengan Baruch, seorang kapitalis kelas dunia.

Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Terbentuknya Poros Berlin-Roma-Tokyo

Lebih berbahaya lagi, karena ia adalah salah seorang tokoh yang menggerakkan organisasi Zionisme internasional dan Kongres Yahudi internasional selama hampir setengah abad.

Selama hidupnya ia melakukan pengkhianatan terhadap bangsa Amerika Serikat. "Hubungan gelapnya dengan Churchill bukan merupakan rahasia lagi," ujar William.

Keduanya sering mengadakan pertemuan dan kunjungan secara teratur sejak beberapa tahun lamanya. Dan yang paling menonjol adalah, kunjungan Churchill kepada Baruch pada tahun 1954, ketika Churchill menyampaikan terus terang hubungannya dengan organisasi Zionisme, yang telah terjalin sejak lama.

Menurut William G. Carr, ini tidak berarti, bahwa para pemilik modal Yahudi internasional menemukan jalan mulus untuk mencapai cita-citanya di Inggris, meskipun Churchill telah membantu proyek yang dicanangkan.

Di Inggris sendiri terdapat benturan keras dengan sebuah tantangan terorganisasi yang digerakkan oleh kalangan intelektual kelas atas. Kalangan ini telah lama menyadari bahaya yang mengancam Inggris yang datang dari Kongres Yahudi dan para pemilik modal Yahudi internasional.

Baca juga: Konspirasi Yahudi: Adolf Hitler dan Kisah Terbentuknya Poros Berlin-Roma

Orang yang mengingatkan kalangan intelektual tentang bahaya yang mengancam inggris dari balik layar adalah seorang wartawan bernama Victor Marsedan, yang bertugas di Rusia untuk harian The Morning Past berbahasa Inggris yang terbit di London.

la menyaksikan berbagai peristiwa yang terjadi di Rusia ketika itu. Ia juga mendapatkan satu eksemplar buku yang ditulis oleh Sergay Niloss berjudul "Bahaya Yahudi" yang terbit tahun 1905.

Dalam buku itu profesor Niloss memuat dokumen rahasia yang ia peroleh dari seorang wanita kaya di Paris yang berhasil mencuri dari kekasihnya, seorang kapitalis Yahudi terkemuka pada saat itu, yang baru saja kembali dari pertemuan rahasia yang diadakan oleh para tokoh The Grand Eastern Lodge Prancis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!