Konspirasi Yahudi: Victor Marsedan Peringatkan Bahaya yang Bakal Menimpa Inggris

Rabu, 20 Desember 2023 - 15:47 WIB
Setelah mengkaji dan menganalisa buku profesor Niloss itu, Victor Marsedan segera berniat mengingatkan bangsanya tentang bahaya yang sedang mengancam negerinya.

Sebenarnya ia sudah berniat segera kembali ke London, tapi situasi dan peristiwa besar yang terjadi di Rusia memaksa ia untuk menangguhkan kepulangannya hingga tahun 1921.

Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Pertikaian antara Nazisme dan Kristen

Setelah tiba di Inggris, Marsedan segera menerjemahkan buku itu ke dalam bahasa Inggris, dan mengedarkannya dengan judul The Protocols of Learned Elderly of Zion.

Marsedan menyadari, bahwa dengan menerjemahkan dan mengedarkan buku itu berarti ia meletakkan diri dalam posisi berbahaya. Namun ia tetap tidak mau mundur dari tekadnya.

Setelah buku itu beredar, terjadilah goncangan besar di Inggris, yang kemudian menjalar keseluruh dunia. Para pemilik modal Yahudi segera melangkah mengadakan propaganda besar-besaran dengan melemparkan tuduhan klasik, seperti biasa mereka lakukan, bahwa dokumen yang terdapat dalam buku Niloss itu palsu, yang bertujuan hendak meniupkan gelombang antisemitik.

William G. Carr mengaku menjadikan buku Niloss ini sebagai rujukan utama. "Setelah mengadakan kajian dan analisa mendalam selama beberapa tahun, akhirnya kami sampai pada kesimpulan yang meyakinkan, bahwa dokumen Niloss, atau yang dikenal dengan Protocols of learnedelderly of Zion tidak lain adalah ucapan asli yang disampaikan dalam Kongres yang di adakan oleh Amschel Rothschild tahun 1773 di Frankfurt," ujarnya.

Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Perkumpulan Kaum Nurani, Tugasnya Menghancurkan Kristen
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!