Debat Capres Cawapres: Bagaimana Menurut Hukum Islam?

Senin, 22 Januari 2024 - 08:20 WIB
Imam Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin menceritakan suatu ketika Imam Syafi'i ditanya mengenai suatu masalah, namun ia diam. Begitu ditanya, "kau tak tau jawabannya?" Beliau menjawab, "Aku berpikir dulu mana yang lebih utama apakah dijawab atau tidak."

Sikap Imam Syafi'i ketika ditanya orang bodoh itu juga tertera dalam Mafahim Yajibu an Tushahhah karya Sayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliki Surabaya Haiatus Shafwah Al-Malikiyyah.

Imam Syafii mengatakan: "Setiap kali berdebat dengan kelompok intelektual aku selalu menang. Tetapi anehnya kalau berdebat dengan orang bodoh, aku kalah tanpa daya."

Baca juga: Ketika Imam Syafi'i Berdebat dengan Ulama Senior Mazhab Hanafi

Ada pepatah atau kata mutiara Arab yang menyebut:

ترك الجواب على الجاهل جواب


Tarkul jawab alal jaahil jawabun

"Tidak menjawab pertanyaan ('orang') bodoh adalah jawaban".

Selain Imam Syafii, Kata mutiara ini dipraktikkan calon Wakil Presiden Mahfud MD tatkala berdebat dengan Cawapres Gibran Rakabuming Raka . Mahfud tidak menjawab pertanyaan Gibran. Sikap Mahfud tersebut sudah barang tentu sebagai jawaban.

Baca juga: Bolehkah Berdebat dalam Perspektif Islam?
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!