Doa Panjang Umur di Bulan Rajab agar Disampaikan ke Bulan Ramadan
Kamis, 01 Februari 2024 - 07:15 WIB
Umur adalah rahasia Allah SWT, karena itu doa memohon panjang umur di bulan Rajab ini sangat dianjurkan bagi umat Islam dengan harapan dapat mengalami atau bisa sanpai ke bulan mulia Sya‘ban dan Ramadan . Foto ilustrasi/ist
Umur adalah rahasia Allah SWT, karena itu doa memohon panjang umur di bulan Rajab ini sangat dianjurkan bagi umat Islam dengan harapan dapat mengalami atau bisa sanpai ke bulan mulia Sya‘ban dan Ramadan .
Adapun lafal doa yang lazim dibaca adalah sebagai berikut:
Allâhumma bârik lanâ fî Rajaba wa Sya‘bâna wa ballighnâ Ramadhânâ
Artinya, “Ya Allah, berkatilah kami pada Bulan Rajab dan Bulan Sya’ban. Sampaikan kami dengan Bulan Ramadan.”
Doa panjang umur itu juga dicontohkan oleh Rasulullah SAW sebagaimana riwayat hadits berikut:
Artinya, “Jika masuk bulan Rajab, Rasulullah berdoa, ‘Ya Allah, berkatilah kami pada Bulan Rajab dan Sya‘ban. Sampaikan kami ke Bulan Ramadan.’”
Syekh Ibnu Rajab menyimpulkan bahwa riwayat ini menganjurkan umat Islam untuk memohon panjang umur dengan niat untuk menambah kebaikan dan beramal saleh di masa mendatang.
Menurut laman Nahdlatul Ulama NU), pandangan Ibnu Rajab ini dikutip oleh Syekh Abdur Rauf Al-Munawi ketika mensyarahkan kumpulan hadis Jami‘us Shaghir.
Adapun lafal doa yang lazim dibaca adalah sebagai berikut:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Allâhumma bârik lanâ fî Rajaba wa Sya‘bâna wa ballighnâ Ramadhânâ
Artinya, “Ya Allah, berkatilah kami pada Bulan Rajab dan Bulan Sya’ban. Sampaikan kami dengan Bulan Ramadan.”
Doa panjang umur itu juga dicontohkan oleh Rasulullah SAW sebagaimana riwayat hadits berikut:
كان إذا دخل رجب قال اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان
Artinya, “Jika masuk bulan Rajab, Rasulullah berdoa, ‘Ya Allah, berkatilah kami pada Bulan Rajab dan Sya‘ban. Sampaikan kami ke Bulan Ramadan.’”
Syekh Ibnu Rajab menyimpulkan bahwa riwayat ini menganjurkan umat Islam untuk memohon panjang umur dengan niat untuk menambah kebaikan dan beramal saleh di masa mendatang.
Menurut laman Nahdlatul Ulama NU), pandangan Ibnu Rajab ini dikutip oleh Syekh Abdur Rauf Al-Munawi ketika mensyarahkan kumpulan hadis Jami‘us Shaghir.
Lihat Juga :