Bersabar Terhadap Pemimpin yang Zalim
Selasa, 20 Februari 2024 - 11:03 WIB
8. Terpengaruh dengan sistim negara-negara kafir dan meninggalkan sistim Islam.
Barangsiapa yang tidak memiliki kemampuan untuk menasihati pemimpin yang zalim, maka sebaiknya berdiam diri dan bersabar, sebagaimana sabda Rasulullah , ”Barangsiapa yang mendapatkan dari pemimpin(nya) sesuatu yang tidak menyenangkan, maka hendaklah bersabar. (Karena) sesungguhnya, barangsiapa yang keluar dari pemimpin, maka meninggal dalam keadaan jahiliyah.” [HR Al Bukhari].
Abdullah Ibnu Abbas berkata, ”Pemimpin adalah ujian bagi kalian. Apabila mereka bersikap adil, maka dia mendapatkan pahala dan kamu harus bersyukur. Dan apabila dia zalim, maka dia mendapatkan siksa dan kamu harus bersabar.”
Imam Nawawi berkata, ”Barangsiapa yang mendiamkan kemungkaran seorang pemimpin, tidaklah dia berdosa, kecuali (jika) dia menunjukan sikap rela, setuju atau mengikuti kemungkaran itu.”
Baca juga: Dosa dan Ganjaran Pemimpin Zalim dalam Islam
Barangsiapa yang tidak memiliki kemampuan untuk menasihati pemimpin yang zalim, maka sebaiknya berdiam diri dan bersabar, sebagaimana sabda Rasulullah , ”Barangsiapa yang mendapatkan dari pemimpin(nya) sesuatu yang tidak menyenangkan, maka hendaklah bersabar. (Karena) sesungguhnya, barangsiapa yang keluar dari pemimpin, maka meninggal dalam keadaan jahiliyah.” [HR Al Bukhari].
Abdullah Ibnu Abbas berkata, ”Pemimpin adalah ujian bagi kalian. Apabila mereka bersikap adil, maka dia mendapatkan pahala dan kamu harus bersyukur. Dan apabila dia zalim, maka dia mendapatkan siksa dan kamu harus bersabar.”
Imam Nawawi berkata, ”Barangsiapa yang mendiamkan kemungkaran seorang pemimpin, tidaklah dia berdosa, kecuali (jika) dia menunjukan sikap rela, setuju atau mengikuti kemungkaran itu.”
Baca juga: Dosa dan Ganjaran Pemimpin Zalim dalam Islam
(mhy)
Lihat Juga :