Restoran Tempat Berbuka Puasa di Riyadh, Tak Melulu Masakan Arab

Minggu, 17 Maret 2024 - 12:51 WIB
La Petite Maison menawarkan menu buka puasa kuliner Prancis seharga SR250 atau Rp1 juta per orang. Foto/Ilustrasi: Arab News
RIYADH - Berbuka puasa di Riyadh amat beragam. Ibu kota Arab Saudi ini memiliki beragam restoran lokal dan internasional yang menawarkan menu dan hidangan khusus untuk menandai bulan suci .

Arab News melansir, La Petite Maison — terkenal dengan masakan Prancis-Mediterania — menawarkan menu buka puasa kuliner Prancis seharga SR250 atau Rp1 juta per orang.

Four Seasons Hotel di Tenda Ramadan Kingdom Center menyajikan serangkaian cita rasa lokal otentik dalam prasmanan di tujuh stasiun berbeda, termasuk live cooking.

Hidangan tradisionalnya termasuk Saudi ouzzi, ayam kabsa, jareesh, dan domba qursan. Pengalaman berbuka puasa dan sahur yang mewah di hotel ini masing-masing berharga SR570 atau setara Rp2,3 juta dan SR340 atau Rp1,4 juta per orang.





Restoran Jepang ROKA memiliki set menu buka puasa seharga SR195 atau Rp825 ribu per orang. Dimulai dengan minuman menyegarkan dan pilihan kurma untuk berbuka puasa, dilanjutkan dengan pilihan hidangan khas restoran. Nantikan mochi rasa kurma spesial mereka — suguhan musiman.

Buka puasa di restoran Yunani Meraki dimulai dengan hidangan Mediterania dan sup buncis, lalu berlanjut ke hidangan utama yang menggugah selera termasuk daging domba dan pasta udang. Kurma dan kopi Saudi sudah termasuk dalam harga SR290 atau Rp1,2 juta per orang.



Tenda buka puasa Fawanees Experience yang mewah di Mandarin Oriental Al-Faisaliah juga telah kembali dan menawarkan berbagai hidangan lokal dan internasional seharga SR475 atau setara Rp 2 juta per orang. Harga tersebut juga sudah termasuk minuman tradisional Ramadan seperti tamr hindi, jellab, dan gamar el-deen.

(mhy)
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Aisyah Ummul Mukminin, bahwa ia berkata:  Sudah biasa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berpuasa beberapa hari, hingga kami mengira bahwa beliau akan berpuasa terus. Namun beliau juga biasa berbuka (tidak puasa) beberapa hari hingga kami mengira bahwa beliau akan tidak puasa terus. Dan aku tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyempurnakan puasanya sebulan penuh, kecuali Ramadhan.  Dan aku juga tidak pernah melihat beliau puasa sunnah dalam sebulan yang lebih banyak daripada puasanya ketika bulan Sya'ban.

(HR. Muslim No. 1956)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More