Merajut Rekonsiliasi di Bulan Suci Ramadan, Ormas Keagamaan Berperan Penting

Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:57 WIB
Melalui penahanan diri dalam bicara dan perbuatan di bulan Ramadan, masyarakat diharapkan dapat menahan diri dari tindakan-tindakan yang dapat memicu ketegangan dan konflik.

Gus Fahrur mengajak semua umat untuk menjalani puasa dengan sebaik-baiknya dan menghormati bulan Ramadan. Dia menegaskan bahwa apapun hasil pemilu, itu adalah kehendak Tuhan yang harus dihormati.

Dalam suasana Ramadan yang penuh dengan doa dan introspeksi, Gus Fahrur mengajak untuk melepaskan egoisme dan fanatisme, serta mendukung pemimpin yang terpilih dengan penuh kesadaran.

Menutup penjelasannya, Gus Fahrur juga mengingatkan agar bulan suci Ramadan tahun ini menjadi momentum yang berharga bagi masyarakat Indonesia untuk merajut kembali persatuan dan menjaga kedamaian pasca Pemilu.
(shf)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Tiga golongan yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat, yaitu seorang yang sudah tua berzina, orang miskin namun sombong, dan pemimpin yang pendusta.

(HR. Nasa'i No. 2528)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More