Siasat Amr bin Ash Membuat Pasukan Romawi Kalah Telak dalam Pertempuran Ain Syams
Sabtu, 29 Juni 2024 - 05:50 WIB
Baca juga: Kisah Amr bin Ash Berusaha Menguasai Benteng Umm Dunain dan Babilon
Ketika itu juga keluar pula dari tempat persembunyian yang sebuah lagi dan menghujani mereka dengan pukulan-pukulan mematikan. Terbayang oleh mereka bahwa setelah ketiga angkatan bersenjata Arab itu menggempur mereka dari jurusan yang berbeda-beda, sudah tak ada harapan lagi mereka akan dapat mengadakan perlawanan.
Kesatuan pasukan Romawi menjadi cerai-berai, kebanyakan mereka melarikan diri mencari selamat dari hantaman pedang. Sebagian mereka yang lari itu sudah ada yang sampai ke benteng dan berlindung di sana, dan sebagian lagi karena ketakutan terjun ke sungai dan tinggal dalam kapal-kapal mencari selamat dengan perlindungan air, hingga mencapai benteng itu dari belakang.
Jumlah mereka yang tewas dalam pertempuran itu dan yang lari tak terhitung banyaknya. Pasukan Muslimin melihat ketakutan yang dialami musuh, mereka berbelok ke benteng Umm Dunain dan menguasainya sekali lagi.
Dengan demikian pasukan Muslimin telah mendapat kemenangan gemilang dalam pertempuran ini, yang oleh kalangan sejarawan disebut "Pertempuran Ain Syams." Mereka telah dapat menjejakkan kaki di tepi Sungai Nil itu, dan melihat seluruh Mesir sudah akan berada di tangan mereka.
Baca juga: Politik Amr bin Ash di Mesir: Bebas Berkeyakinan dan Memberi Keringanan Pajak
Betapa tidak melihatnya sudah akan berada dalam genggaman mereka sesudah diketahui bahwa mereka yang lari berlindung ke dalam benteng Babilon itu tak lama kemudian ketika mendengar pasukan Romawi sudah hancur, mereka lari lagi dari tempat perlindungannya ke kapal dan pergi dalam ketakutan ke arah barat Nil hingga mencapai benteng Naqiyus di utara Memphis.
Kendati masih ada gudang senjata yang cukup kuat yang dapat diandalkan untuk mempertahankan benteng itu, namun kemenangan Muslimin ini telah menggoreskan ketakutan di hati mereka semua, sehingga mereka yakin sekali bahwa tak boleh tidak kemenangan akan berada di pihak lawan.
Tindakan Amr setelah pertempuran itu membuat orang makin percaya mengenai hal ini. Ia pergi ke sebuah kota di Mesir dan menguasainya tanpa pertempuran.
Baca juga: Kisah 4.000 Orang Pasukan Amr bin Ash Menerobos Farama, Pasukan Romawi Mundur
Ketika itu juga keluar pula dari tempat persembunyian yang sebuah lagi dan menghujani mereka dengan pukulan-pukulan mematikan. Terbayang oleh mereka bahwa setelah ketiga angkatan bersenjata Arab itu menggempur mereka dari jurusan yang berbeda-beda, sudah tak ada harapan lagi mereka akan dapat mengadakan perlawanan.
Kesatuan pasukan Romawi menjadi cerai-berai, kebanyakan mereka melarikan diri mencari selamat dari hantaman pedang. Sebagian mereka yang lari itu sudah ada yang sampai ke benteng dan berlindung di sana, dan sebagian lagi karena ketakutan terjun ke sungai dan tinggal dalam kapal-kapal mencari selamat dengan perlindungan air, hingga mencapai benteng itu dari belakang.
Jumlah mereka yang tewas dalam pertempuran itu dan yang lari tak terhitung banyaknya. Pasukan Muslimin melihat ketakutan yang dialami musuh, mereka berbelok ke benteng Umm Dunain dan menguasainya sekali lagi.
Dengan demikian pasukan Muslimin telah mendapat kemenangan gemilang dalam pertempuran ini, yang oleh kalangan sejarawan disebut "Pertempuran Ain Syams." Mereka telah dapat menjejakkan kaki di tepi Sungai Nil itu, dan melihat seluruh Mesir sudah akan berada di tangan mereka.
Baca juga: Politik Amr bin Ash di Mesir: Bebas Berkeyakinan dan Memberi Keringanan Pajak
Betapa tidak melihatnya sudah akan berada dalam genggaman mereka sesudah diketahui bahwa mereka yang lari berlindung ke dalam benteng Babilon itu tak lama kemudian ketika mendengar pasukan Romawi sudah hancur, mereka lari lagi dari tempat perlindungannya ke kapal dan pergi dalam ketakutan ke arah barat Nil hingga mencapai benteng Naqiyus di utara Memphis.
Kendati masih ada gudang senjata yang cukup kuat yang dapat diandalkan untuk mempertahankan benteng itu, namun kemenangan Muslimin ini telah menggoreskan ketakutan di hati mereka semua, sehingga mereka yakin sekali bahwa tak boleh tidak kemenangan akan berada di pihak lawan.
Tindakan Amr setelah pertempuran itu membuat orang makin percaya mengenai hal ini. Ia pergi ke sebuah kota di Mesir dan menguasainya tanpa pertempuran.
Baca juga: Kisah 4.000 Orang Pasukan Amr bin Ash Menerobos Farama, Pasukan Romawi Mundur
(mhy)
Lihat Juga :