Assalamu'alaikum! Inilah Keutamaan Memberi Salam dan Menjawabnya
Senin, 24 Agustus 2020 - 07:01 WIB
لاَ تَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا، وَلاَ تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا، أَوَلاَ أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوْهُ تَحَابَبْتُمْ؟ أَفْشُوا السَّلاَمَ بَيْنَكُمْ
"Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan tidak akan sempurna iman kalian hingga kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan kalian pada sesuatu yang jika kalian lakukan kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian." (HR. Muslim)
Siapa yang Berhak Ngasih Salam?
Orang yang naik kendaraan harus memberi Salam kepada yang jalan kaki. Yang jalan kaki memberi Salam kepada yang duduk. Yang banyak memberi Salam kepada yang sedikit. Yang muda memberi Salam kepada yang tua. Sesungguhnya yang lebih mulia di sisi Allah adalah yang lebih dulu memberi Salam .
Ada dua orang berjumpa siapa yang duluan memberi Salam ? Nabi Muhammad SAW mengatakan yang lebih mulia di sisi Allah adalah yang memberi Salam duluan. Makanya beliau SAW ketika berjalan berjumpa Sahabat, Nabi tidak pernah keduluan memberi Salam . Ketemu orang Assalaamu'alaikum. Berpisah lalu ketemu lagi Assalaamu'alaikum.
Ada anak muda ketika selesai salat ia datang memberi salam kepada Nabi Muhammad SAW , dijawab wa 'alaikumussalaam. Balik lagi kamu belum salat. Lalu begitu lagi sampai beberapa kali hingga dia berkata ajarkan aku cara salat yang benar Ya Rasulullah. Kata Rasulullah SAW , "Setiap raka'at kamu ruku', sujud dengan thuma'ninah".
Sahabat apabila bertemu selalu saling memberi salam satu sama lain. Masuk rumah berikan salam . Masuk kamar kasih salam . Nabi Muhammad bilang kepada Anas bin Malik, kalau kamu masuk rumah ketemu keluargamu beri salam jadi berkah yang ada di Rumah itu. Bertemu anak kecil memberi salam . Kepada orang tua memberi Salam .
Begitu juga memberi salam kepada wanita yang mahram sangat dianjurkan. Terhadap kaum non muslim, memberi salam di sini tidak dianjurkan. Namun, ada ulama yang membolehkan untuk menarik mereka kepada Islam. Artinya pendapat ulama ada banyak. Ahlul Kitab kalau memberi salam kepada kalian (kaum muslimin), maka jawablah dengan ucapan: "Wa 'Alaikum".
Demikian keutamaan memberi salam dan akhlak yang diajarkan Rasulullah SAW . Mudah-mudahan kita diberi taufik oleh Allah agar dapat menghidupkan sunnah-sunnah Nabi yang mulia. (Baca Juga: Sejarah Ucapan Salam Assalamu'alaikum dan Keutamaannya )
Wallahu Ta'ala A'lam
"Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan tidak akan sempurna iman kalian hingga kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan kalian pada sesuatu yang jika kalian lakukan kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian." (HR. Muslim)
Siapa yang Berhak Ngasih Salam?
Orang yang naik kendaraan harus memberi Salam kepada yang jalan kaki. Yang jalan kaki memberi Salam kepada yang duduk. Yang banyak memberi Salam kepada yang sedikit. Yang muda memberi Salam kepada yang tua. Sesungguhnya yang lebih mulia di sisi Allah adalah yang lebih dulu memberi Salam .
Ada dua orang berjumpa siapa yang duluan memberi Salam ? Nabi Muhammad SAW mengatakan yang lebih mulia di sisi Allah adalah yang memberi Salam duluan. Makanya beliau SAW ketika berjalan berjumpa Sahabat, Nabi tidak pernah keduluan memberi Salam . Ketemu orang Assalaamu'alaikum. Berpisah lalu ketemu lagi Assalaamu'alaikum.
Ada anak muda ketika selesai salat ia datang memberi salam kepada Nabi Muhammad SAW , dijawab wa 'alaikumussalaam. Balik lagi kamu belum salat. Lalu begitu lagi sampai beberapa kali hingga dia berkata ajarkan aku cara salat yang benar Ya Rasulullah. Kata Rasulullah SAW , "Setiap raka'at kamu ruku', sujud dengan thuma'ninah".
Sahabat apabila bertemu selalu saling memberi salam satu sama lain. Masuk rumah berikan salam . Masuk kamar kasih salam . Nabi Muhammad bilang kepada Anas bin Malik, kalau kamu masuk rumah ketemu keluargamu beri salam jadi berkah yang ada di Rumah itu. Bertemu anak kecil memberi salam . Kepada orang tua memberi Salam .
Begitu juga memberi salam kepada wanita yang mahram sangat dianjurkan. Terhadap kaum non muslim, memberi salam di sini tidak dianjurkan. Namun, ada ulama yang membolehkan untuk menarik mereka kepada Islam. Artinya pendapat ulama ada banyak. Ahlul Kitab kalau memberi salam kepada kalian (kaum muslimin), maka jawablah dengan ucapan: "Wa 'Alaikum".
Demikian keutamaan memberi salam dan akhlak yang diajarkan Rasulullah SAW . Mudah-mudahan kita diberi taufik oleh Allah agar dapat menghidupkan sunnah-sunnah Nabi yang mulia. (Baca Juga: Sejarah Ucapan Salam Assalamu'alaikum dan Keutamaannya )
Wallahu Ta'ala A'lam
(rhs)
Lihat Juga :