Akhlak terhadap Sesama Manusia dalam Al-Qur'an
Rabu, 24 Juli 2024 - 15:11 WIB
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum kamu meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya" ( QS An-Nur [24] :27).
Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak lelaki dan wanita yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu meminta izin kepada kamu tiga kali (yaitu waktu) sebelum salat subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)-mu di tengah hari, dan sesudah salat isya ... ( QS An-Nur [24) :58).
Salam yang diucapkan itu wajib dijawab dengan salam yang serupa, bahkan juga dianjurkan agar dijawab dengan salam yang lebih baik ( QS An-Nisa' [4] : 86).
Baca juga: Akhlak Islam : Kepada Binatang Saja Harus Berbuat Baik, Apalagi pada Manusia
Setiap ucapan haruslah ucapan yang baik, Al-Quran memerintahkan, "Ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia" ( QS Al-Baqarah [2] : 83).
Bahkan lebih tepat jika kita berbicara sesuai dengan keadaan dan kedudukan mitra bicara, serta harus berisi perkataan yang benar, "Dan katakanlah perkataan yang benar." ( QS Al-Ahzab [33] : 70).
Tidak wajar seseorang mengucilkan seseorang atau kelompok lain, tidak wajar pula berprasangka buruk tanpa alasan, atau menceritakan keburukan seseorang, dan menyapa atau memanggilnya dengan sebutan buruk (baca Al-Hujurat [49]:11-12) .
Yang melakukan kesalahan hendaknya dimaafkan. Pemaafan ini hendaknya disertai dengan kesadaran bahwa yang memaafkan berpotensi pula melakukan kesalahan. Karena itu, ketika Misthah --seorang yang selalu dibantu oleh Abu Bakar r.a.-- menyebarkan berita palsu tentang Aisyah, putrinya, Abu Bakar dan banyak orang lain bersumpah untuk tidak lagi membantu Misthah. Tetapi Al-Quran turun menyatakan:
Janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka tidak akan memberi bantuan kepada kaum kerabat(-nya), orang-orang miskin dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan, serta berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin Allah mengampuni kamu? Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang ( QS An-Nur [24] : 22).
Baca juga: Indahnya Akhlak Islam Ketika Perang, Beda dengan Israel yang Membabi Buta
Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak lelaki dan wanita yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu meminta izin kepada kamu tiga kali (yaitu waktu) sebelum salat subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)-mu di tengah hari, dan sesudah salat isya ... ( QS An-Nur [24) :58).
Salam yang diucapkan itu wajib dijawab dengan salam yang serupa, bahkan juga dianjurkan agar dijawab dengan salam yang lebih baik ( QS An-Nisa' [4] : 86).
Baca juga: Akhlak Islam : Kepada Binatang Saja Harus Berbuat Baik, Apalagi pada Manusia
Setiap ucapan haruslah ucapan yang baik, Al-Quran memerintahkan, "Ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia" ( QS Al-Baqarah [2] : 83).
Bahkan lebih tepat jika kita berbicara sesuai dengan keadaan dan kedudukan mitra bicara, serta harus berisi perkataan yang benar, "Dan katakanlah perkataan yang benar." ( QS Al-Ahzab [33] : 70).
Tidak wajar seseorang mengucilkan seseorang atau kelompok lain, tidak wajar pula berprasangka buruk tanpa alasan, atau menceritakan keburukan seseorang, dan menyapa atau memanggilnya dengan sebutan buruk (baca Al-Hujurat [49]:11-12) .
Yang melakukan kesalahan hendaknya dimaafkan. Pemaafan ini hendaknya disertai dengan kesadaran bahwa yang memaafkan berpotensi pula melakukan kesalahan. Karena itu, ketika Misthah --seorang yang selalu dibantu oleh Abu Bakar r.a.-- menyebarkan berita palsu tentang Aisyah, putrinya, Abu Bakar dan banyak orang lain bersumpah untuk tidak lagi membantu Misthah. Tetapi Al-Quran turun menyatakan:
Janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka tidak akan memberi bantuan kepada kaum kerabat(-nya), orang-orang miskin dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan, serta berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin Allah mengampuni kamu? Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang ( QS An-Nur [24] : 22).
Baca juga: Indahnya Akhlak Islam Ketika Perang, Beda dengan Israel yang Membabi Buta
Lihat Juga :