Pasukan Salib Kuasai Yerusalem: Kisah Berdirinya Kerajaan Surga

Selasa, 30 Juli 2024 - 19:59 WIB
Baca juga: Sebelum Yerusalem, Pasukan Salib Taklukkan Wilayah-Wilayah Muslim

Baldwin akhirnya bergelar Baldwin I dari Yerusalem dan pemerintahannya di Edessa diberikan kepada Baldwin II yang masih punya hubungan darah dengan Baldwin I.

Raymond pada mulanya menjadi calon kuat raja di Yerusalem, namun Godfrey menyarankan Raymond untuk tidak menerima jabatan tersebut. Untuk menghibur Raymond dan agar tidak menjadi musuh, Raymond dijadikan pemimpin di Tripoli.

Menurut Phillips, setelah mendirikan Kerajaan Yerusalem, pasukan Salib juga mendirikan pemerintahan Kristen di Tripoli pada tahun 1102 dan mengangkat Raymond IV sebagai pemimpinnya.

Semua pemimpin Perang Salib I, terutama empat pemimpin utama, menjadi penguasa di Yerusalem kecuali Hugh Vermandois. Raymond IV menjadi raja di Tripoli, Bohemond menjadi raja di Antiokhia, Godfrey memberikan haknya kepada Baldwin yang merupakan kakaknya sendiri.

Godfrey tidak mau menjadi raja Yerusalem, tetapi menjadi pembela Gereja Suci Sepulchre.

Baldwin, Raymond, dan Bohemond di daerahnya yang hanya menjadi bangsawan lokal akhirnya menjadi raja. Sebagai pahlawan Eropa dan Kristen, nama-nama mereka lebih terkenal daripada raja-raja di Eropa, termasuk raja mereka sendiri di Prancis.

Baca juga: Sejarah Perang Salib Pertama, Jatuhnya Yerusalem ke Tangan Pasukan Kristen
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!