Rayakan Milad ke-68, Attaqwa Gelar Zikir hingga Santunan kepada 1.000 Anak Yatim dan Duafa

Rabu, 07 Agustus 2024 - 15:12 WIB
"Tidak tertutup kemungkinan nanti juga kita menggelar kerja sama dalam mengelola lembaga-lembaga pendidikan yang membutuhkan pendampingan dan pelatihan untuk guru-guru," katanya.

Menurut Zulfa, Apa yang dilakukan di yayasan pusat juga dilaksanakan di ratusan sekolah cabang Attaqwa yang tersebar di sekitar Bekasi. Pada hari yang sama, para guru dan siswa melaksanakan doa, zikir, dan sujud syukur sebagai manifestasi rasa syukur kepada Allah atas Milad Attaqwa ke-68. Mulai dari tingkat sekolah taman kanak-kanak (RA), sekolah dasar (MI/SD), tingkat menengah (MTs/SMP), dan jenjang Aliyah/SMK/MA.

SMK Attaqwa Penggarutan misalnya, seluruh siswa melaksanakan zikir dan doa di lapangan olahraga, begitu juga dengan MI Attaqwa 06 Assalam yang berdoa secara khusyuk di akhir Salat Duha yang rutin dilakukan. Sekolah dan lembaga juga memasang spanduk dan baliho ucapan milad.

Sehari sebelumnya, jagat media sosial juga diramaikan dengan pemasangan Twibbon ucapan milad dari para alumni, guru-guru, dan masyarakat yang menganggap Attaqwa sebagai rumah besarnya. “Patut disyukuri, ini sebagai berkah dari keberadaan Attaqwa yang memang bermanfaat dan dirasakan oleh umat,” ucapnya.

Penananggung jawab milad KH. Husnul Amal mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut menyukseskan acara milad.

“Saya mengapresiasi kepada semua elemen yang berkontribusi pada kesuksesan acara milad seperti pengurus yayasan pusat dan cabang, Perguruan Attaqwa, pimpinan Pondek Pesantren Putra dan Putri, Institut Attaqwa KH. Noer Alie, Dewan Masjid Attaqwa, LAZ Attaqwa, Darul Aytam Attaqwa, IKAA dan pihak-pihak lainnya yang sudah ikut menyukseskan acara” ungkap Husnul Amal yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Attaqwa Putra ini.

Sebagai informasi, Yayasan Attaqwa didirikan oleh seorang ulama dan Pahlawan Nasional KH. Noer Ali beserta para sahabatnya pada 6 Agustus 1956 dengan nama Yayasan Pembangunan, Pemeliharaan, dan Pertolongan Islam (YP3I). Seiring estafeta kepemimpinan kepada KH. Moh. Amin Noer, pada 1986 yayasan ini merubah nama menjadi Yayasan Attaqwa.

Pada perkembangannya kini, Attaqwa telah memiliki 54 cabang yayasan dengan 4 pondok pesantren, 198 TK/madrasah/sekolah dan 2 perguruan tinggi serta membina 68 masjid dan musala.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!