Hubal, Sosok Berhala yang Dianggap Dewa Bulan
Rabu, 11 September 2024 - 07:31 WIB
Hubal, sosok berhala yang dianggap dewa bulan. Ilustrasi: Ist
Hubal, sosok berhala yang dianggap dewa bulan. Dia merupakan salah satu dari 360 patung yang ada di sekitar Kakbah ketika Nabi Muhammad SAW menaklukkan Makkah dan menghancurkan semua berhala.
Dr Abdul Aziz MA dalam bukunya berjudul "Chiefdom Madinah: Kerucut Kekuasaan pada Zaman Awal Islam" menyebut berhala Hubal menempati posisi tinggi di kalangan Quraisy , melebihi patung lain. Melalui Hubal, mereka memohon keberkahan dan terhindar dari petaka.
Di depan Hubal pula mereka mengundi nasib atau mencari tahu keabsahan keturunan seseorang. Berhala ini dihormati oleh hampir semua kabilah Arab. Orang-orang yang beribadah kepada Hubal membaca talbiyah yang berbunyi:
Kami memenuhi panggilanmu Ya Allah
Sesungguhnya kami (hanyalah) debu
Engkau haramkan kami gunakan anak panah (berperang)
(Tapi) manusia menghalangi kami mencapai kemenangan (itu)
Baca juga: Makanan Haram: Binatang yang Disembelih untuk Berhala
Pelopor
Pada masa pra-Islam, orang Arab mulanya memeluk agama Ibrahim , yakni agama tauhid . Mereka berhaji ke Rumah-Nya, mengagungkan tanah dan bulan-bulan suci-Nya. Namun, seperti juga manusia lain, mereka menyimpang dari ajaran tersebut dan kemudian menyembah banyak tuhan dalam wujud patung.
Orang yang dianggap sebagai pelopor pertama penyembahan patung di kalangan orang Arab adalah Amr bin Luhay al-Khuza'i yang pernah berkuasa atas Kakbah di Makkah.
Dr Abdul Aziz MA dalam bukunya berjudul "Chiefdom Madinah: Kerucut Kekuasaan pada Zaman Awal Islam" menyebut berhala Hubal menempati posisi tinggi di kalangan Quraisy , melebihi patung lain. Melalui Hubal, mereka memohon keberkahan dan terhindar dari petaka.
Di depan Hubal pula mereka mengundi nasib atau mencari tahu keabsahan keturunan seseorang. Berhala ini dihormati oleh hampir semua kabilah Arab. Orang-orang yang beribadah kepada Hubal membaca talbiyah yang berbunyi:
Kami memenuhi panggilanmu Ya Allah
Sesungguhnya kami (hanyalah) debu
Engkau haramkan kami gunakan anak panah (berperang)
(Tapi) manusia menghalangi kami mencapai kemenangan (itu)
Baca juga: Makanan Haram: Binatang yang Disembelih untuk Berhala
Pelopor
Pada masa pra-Islam, orang Arab mulanya memeluk agama Ibrahim , yakni agama tauhid . Mereka berhaji ke Rumah-Nya, mengagungkan tanah dan bulan-bulan suci-Nya. Namun, seperti juga manusia lain, mereka menyimpang dari ajaran tersebut dan kemudian menyembah banyak tuhan dalam wujud patung.
Orang yang dianggap sebagai pelopor pertama penyembahan patung di kalangan orang Arab adalah Amr bin Luhay al-Khuza'i yang pernah berkuasa atas Kakbah di Makkah.
Lihat Juga :