Kisah Kaum Tsamud, Kaum Nabi Shaleh yang Dimusnahkan Allah
Rabu, 11 September 2024 - 09:36 WIB
5. Menghina Nabinya.
6. Membunuh mukjizat yang didatangkan berupa Unta.
2. Sebuah peradaban yang berdiri di atas keburukan akhlaq dan kesesatan akan hilang.
3. Sabarnya seorang da'i kepada Allah dan pengikutnya.
4. Mukjizat itu datang untuk menguatkan para Nabi dan Rasul.
5. Nabi SAW melarang minum di tempat mereka yang diazab.
Nabi Shaleh hidup sesudah diwafatkan kaumnya di Palestina, ada yang bilang di Mekkah. Ada yang bilang orang kafir mengawasi gerak-gerik Nabi Shaleh di tempatnya dilempari dengan batu. Allah mengutus Malaikat untuk melemparinya. Allah menyelamatkan Nabi Shaleh. Beliau dikatakan wafat di Yaman dalam usia 280 tahun. Kalau mimpi bertemu Nabi Shaleh maka urusannya baik dan dia termasuk orang baik. Ucapannya itu jujur, dikatakan akan menang melawan musuhnya.
Baca juga: Kisah Dahsyat Kaum Tsamud yang Tidak Disinggung di Taurat
Wallahu A'lam
6. Membunuh mukjizat yang didatangkan berupa Unta.
Pelajaran dari Kisah Nabi Shaleh:
1. Menghina para Nabi dan Rasul mendatangkan kemudharatan.2. Sebuah peradaban yang berdiri di atas keburukan akhlaq dan kesesatan akan hilang.
3. Sabarnya seorang da'i kepada Allah dan pengikutnya.
4. Mukjizat itu datang untuk menguatkan para Nabi dan Rasul.
5. Nabi SAW melarang minum di tempat mereka yang diazab.
Nabi Shaleh hidup sesudah diwafatkan kaumnya di Palestina, ada yang bilang di Mekkah. Ada yang bilang orang kafir mengawasi gerak-gerik Nabi Shaleh di tempatnya dilempari dengan batu. Allah mengutus Malaikat untuk melemparinya. Allah menyelamatkan Nabi Shaleh. Beliau dikatakan wafat di Yaman dalam usia 280 tahun. Kalau mimpi bertemu Nabi Shaleh maka urusannya baik dan dia termasuk orang baik. Ucapannya itu jujur, dikatakan akan menang melawan musuhnya.
Baca juga: Kisah Dahsyat Kaum Tsamud yang Tidak Disinggung di Taurat
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :