5 Fakta Ibrahim Aqil, Pentolan Hizbullah yang Kepalanya Dihargai Rp106 Miliar oleh Amerika Serikat

Selasa, 24 September 2024 - 16:30 WIB

3. Punya banyak nama samaran

Ibrahim Aqil diketahui memiliki sejumlah nama lain dalam operasinya. Amerika Serikat sendiri menyebutnya dengan Tahsin.

Lalu, ada juga yang mengetahuinya dengan nama Al Hajj Tahsin hingga Al Hajj Abdel Qader. Sementara itu, Times of Israel juga mengungkap bahwa Aqil menggunakan nama Abdelqader.

4. Kepalanya diberi harga Rp106 miliar

Selama menjalankan aksinya, Aqil dianggap bertanggung jawab atas berbagai serangan di Lebanon. Di antaranya pengeboman truk di kedutaan besar Amerika Serikat di Beirut pada April 1983 yang menewaskan 63 orang.

Lalu, ada juga serangan barak Marinir AS yang menewaskan 241 orang. Mendapati sosoknya yang berbahaya, Amerika Serikat memasukkannya dalam daftar Teroris Global.

Tak hanya itu, Rewards for Justice menawarkan imbalan sampai sebesar $7 juta untuk kepala Ibrahim Aqil. Jika dikonversi ke Rupiah, angkanya sekitar Rp106,2 miliar (Kurs Rp15.183 per USD).

5. Sempat terluka dalam insiden ledakan pager

Pada insiden ledakan pager di Lebanon beberapa waktu lalu, Aqil menjadi salah satu korban. Ia mengalami luka ringan dan dikabarkan telah keluar dari rumah sakit.

Namun, Aqil justru terbunuh tak lama setelahnya. Ia tewas dalam serangan udara Israel yang menyasar kelompok Hizbullah pekan lalu.

Itulah beberapa fakta tentang Ibrahim Aqil, komandan operasi Hizbullah yang tewas dibunuh Israel.

Baca juga: 3 Resiko Timur Tengah jika Perang Hizbullah vs Israel Meluas
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!