Keutamaan Berjihad dengan Harta, Ini Alasannya!

Kamis, 28 November 2024 - 11:36 WIB
"Ini hartaku, ini hartaku." Lalu Rosululloh bersabda : "Kamu tidak memiliki harta apapun kecuali shodaqoh yang telah engkau keluarkan atau makanan yang telah engkau makan, atau pakaian yang telah engkau pakai yang telah usang, maka itulah milikmu."

3. Hanya amal yang dibawa mati

Orang yang meninggal tidak akan dikubur bersama hartanya, semuanya harus ditinggal. Namun yang dibawanya adalah amalnya.

4. Surga itu dibeli dengan infaq

Allah taala berfirman:

وَتِلْكَ الْجَنَّةُ الَّتِي أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ


Dan itulah surga yang engkau warisi dengan sebab apa yang telah engkau amalkan." (QS. Az-Zukhruf : 72)

Yaitu amal sholih, termasuk kedalamnya adalah kedermawanan orang yang berinfaq.

Lihatlah Abu Tholhah, saat beliau mendengar nabi membacakan ayat :

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ


"Kalian tidak akan mendapatkan surga sampai kalian menginfaqkan apa-apa yang kalian cintai." (QS. Surat Ali Imaran : 92)

Datanglah Abu Tholhah dan berkata: " Wahai Nabi, aku mempunyai tanah di Buwairuhah, tanah yang paling bagus, berapun harganya dia takkan dijual, silahkan gunakan lebun ini untuk di jalan Allah."

Lalu apa yang dikatakan Nabi kepadanya Beliau berkata: " Bagikanlah kepada keluargamu yang terdekat yang miskin."

5. Mengingat kematian

Bahwa hidup seseorang di dunia ini sangatlah sebentar, sedangkan akherat adalah kekal.

Allah berfirman :
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!