Keutamaan Berjihad dengan Harta, Ini Alasannya!

Kamis, 28 November 2024 - 11:36 WIB
Jihad dengan harta juga merupakan bukti bahwa seorang muslim menunjukkan rasa syukurnya kepada Allah. Foto ilustrasi/ist
Ada keutamaan luar biasa bila seorang muslim berjihad dengan harta , kenapa demikian? Berjihad dengan harta di jalan Allah adalah menyumbangkan harta dalam segala bidang kebaikan yang mengantarkan setiap muslim pada keridhaan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Jihad dengan harta juga merupakan bukti bahwa seorang muslim menunjukkan rasa syukurnya kepada Allah.

Syaikh Nawawi Takruri dalam kitabnya Al Jihad bil Mal di Sabilillah mengatakan bahwa jihad harta adalah sarana untuk menghantarkan seseorang menuju surga. Dan stiap kegiatan memberikan sumbangan yang manfaatnya dirasakan orang banyak adalah termasuk jihad harta.

Mengeluarkan harta seperti membantu orang fakir dan miskin, membangun rumah sakit, masjid, sekolah, lembaga pendidikan dan sosial, membangun jalan, mendirikan perguruan tinggi, menyediakan lapangan kerja, mendirikan yayasan kebaikan, dan lain-lain adalah termasuk dalam kegiatan jihad harta.

Karena pada hakikatnya adalah harta yang Allah berikan kepada kita baik sedikit maupun banyak maka akan ditanya oleh Allah ta'ala, oleh karena seorang muslim harus menyiapkan jawabannya. Ketika seseorang telah berjihad di jalan Allah dengan hartanya, maka dia akan selamat.

Allah ta'ala berfirman:

ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ


"Dan kamu benar -benar akan ditanya tentang nikmat yang diberikan kepadamu." (QS. At-Takasur : 8)

Mengapa perlu jihad harta? Karena harta adalah amanah yang dititipkan Allah kita oleh karena itu jangan sampai kita abaikan karena itu semuanya akan ditanya. Dan Kenapa kita harus menginfaqkan harta kita di jalan Allah ?

Banyak sekali jawabannya, di antaranya:

1. Perintah Allah Ta'ala

Allah berfirman:

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ


"Dan carilah dengan apa -apa yang Allah berikan kepadamu negri Akherat." (QS. Al-Qasas : 77)

2. Sedikit yang Dinikmati

Harta yang kita nikmati di dunia ini sedikit sekali sebagaimana dalam sebuah hadits disebutkan yang artinya : Berkata bani adam

"Ini hartaku, ini hartaku." Lalu Rosululloh bersabda : "Kamu tidak memiliki harta apapun kecuali shodaqoh yang telah engkau keluarkan atau makanan yang telah engkau makan, atau pakaian yang telah engkau pakai yang telah usang, maka itulah milikmu."

3. Hanya amal yang dibawa mati

Orang yang meninggal tidak akan dikubur bersama hartanya, semuanya harus ditinggal. Namun yang dibawanya adalah amalnya.

4. Surga itu dibeli dengan infaq

Allah taala berfirman:

وَتِلْكَ الْجَنَّةُ الَّتِي أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ


Dan itulah surga yang engkau warisi dengan sebab apa yang telah engkau amalkan." (QS. Az-Zukhruf : 72)

Yaitu amal sholih, termasuk kedalamnya adalah kedermawanan orang yang berinfaq.

Lihatlah Abu Tholhah, saat beliau mendengar nabi membacakan ayat :
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
cover top ayah
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغۡفِرُ اَنۡ يُّشۡرَكَ بِهٖ وَيَغۡفِرُ مَا دُوۡنَ ذٰ لِكَ لِمَنۡ يَّشَآءُ‌ ۚ وَمَنۡ يُّشۡرِكۡ بِاللّٰهِ فَقَدِ افۡتَـرٰۤى اِثۡمًا عَظِيۡمًا‏
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa dosa yang selain syirik itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar.

(QS. An-Nisa Ayat 48)
cover bottom ayah
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More