Kisah Kekalahan Turki Utsmani Melawan Bangsa Mongol: Membuat Eropa Bersyukur

Jum'at, 29 November 2024 - 11:39 WIB
Wilayah-wilayah Serbia dan Bulgaria juga memproklamirkan kemerdekaan. Dalam pada itu Putra-putra Bayazid saling berebut kekuasaan karena belum ada yang dipersiapkan Bayazid menjadi Sultan sesudahnya. Daulah Turki Usmani, saat ini, mengalami kevacuman kekuasaan.

Suasana buruk ini baru berakhir setelah Sultan Muhammad I (1403-1421 M) dapat mengatasinya. Dia bekerja keras menyatukan negaranya dan mengembalikan kekuatan dan kekuasaan seperti sediakala.

Muhammad I dapat menguasai kembali wilayah-wilayah kekuasaan Turki Utsmani selama lebih kurang sepuluh tahun. Hal ini sangat mencengangkan Kerajaan-kerajaan Kristen Eropa sebab sumber ancaman yang dulu telah mereka anggap lenyap tiba-tiba muncul kembali.

Setelah Timur Lank meninggal tahun 1405 M kesultanan Mongol terpecah belah dan dibagi-bagi kepada putra-putranya yang satu sama lainnya saling berselisih.

Kondisi seperti ini dimanfaatkan Turki Utsmani melepaskan diri dari kekuasaan Mongol. Maka usaha Muhammad I yang telah berhasil meletakkan dasar-dasar keamanan dalam negeri dilanjutkan oleh anaknya Sultan Murad II (1421-1451 M) sehingga suasana yang kondusif telah dapat diwariskan kepada anaknya Muhammad II.

(mhy)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
cover top ayah
وَلَوۡ شَآءَ اللّٰهُ لَجَعَلَهُمۡ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلٰـكِنۡ يُّدۡخِلُ مَنۡ يَّشَآءُ فِىۡ رَحۡمَتِهٖ‌ؕ وَالظّٰلِمُوۡنَ مَا لَهُمۡ مِّنۡ وَّلِىٍّ وَّلَا نَصِيۡرٍ
Dan sekiranya Allah menghendaki niscaya Dia jadikan mereka satu umat, tetapi Dia memasukkan orang-orang yang Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya. Dan orang-orang yang zhalim tidak ada bagi mereka pelindung dan penolong.

(QS. Asy-Syura Ayat 8)
cover bottom ayah
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More