Apakah Boleh Melepas Hijab Demi Pekerjaan? Ini Penjelasan dari Dua Ustaz Ternama di Indonesia
Jum'at, 07 Februari 2025 - 05:15 WIB
Buya Yahya, berpendapat jika sebaiknya muslimah tidak melepas jilbab untuk mendapat pekerjaan, karena menurutnya, pekerjaan hanyalah salah satu perantara Allah dalam memberikan rezeki kepada hamba-Nya. Foto ilustrasi/ist
Apakah boleh melepas hijab demi pekerjaan? Mengingat jika dilihat dari kacamata Agama Islam, pada dasarnya membuka aurat adalah salah satu dosa besar yang wajib dihindari.
Namun, apakah ada pengecualian terkait membuka aurat untuk para kaum muslimah ini? Jawaban untuk boleh tidaknya melepas hijab atau membuka aurat demi pekerjaan ini sempat disampaikan oleh sejumlah ustaz ternama Indonesia.
Artinya : Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, "Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Atas dasar itu, Ustaz Adi Hidayat lantas menyarankan agar umat muslim hendaknya mencari pekerjaan yang dapat menjaga nilai kemuliaan sebagai umat Islam.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, rezeki seseorang tidak akan pernah tertukar bagi orang yang telah berusaha. Sehingga usahakan terlebih dahulu segala macam cara untuk bisa mendapatkan rezeki yang diberkahi Allah SWT.
Ustadz Adi Hidayat menambahkan saking sayangnya Allah kepada muslimah, maka turunlah perintah berjilbab. Jilbab ini juga menjadikan pertanda jika seseorang itu tengah beriman kepada Allah SWT.
Ulama Indonesia, Buya Yahya, berpendapat jika sebaiknya muslimah tidak melepas jilbab untuk mendapat pekerjaan. Menurutnya, pekerjaan hanyalah salah satu perantara Allah dalam memberikan rezeki kepada hamba-Nya.
Namun, apakah ada pengecualian terkait membuka aurat untuk para kaum muslimah ini? Jawaban untuk boleh tidaknya melepas hijab atau membuka aurat demi pekerjaan ini sempat disampaikan oleh sejumlah ustaz ternama Indonesia.
Pendapat dari Ustaz Adi Hidayat
Salah satunya adalah pendapat dari Ustaz Adi Hidayat yang awalnya menjelaskan terkait landasan menutup aurat telah tercantum dalam Surah Al-Ahzab Ayat 59. Allah SWT berfirman :يٰۤـاَيُّهَا النَّبِىُّ قُلْ لِّاَزۡوَاجِكَ وَبَنٰتِكَ وَنِسَآءِ الۡمُؤۡمِنِيۡنَ يُدۡنِيۡنَ عَلَيۡهِنَّ مِنۡ جَلَابِيۡبِهِنَّ ؕ ذٰ لِكَ اَدۡنٰٓى اَنۡ يُّعۡرَفۡنَ فَلَا يُؤۡذَيۡنَ ؕ وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوۡرًا رَّحِيۡمًا
Artinya : Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, "Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Atas dasar itu, Ustaz Adi Hidayat lantas menyarankan agar umat muslim hendaknya mencari pekerjaan yang dapat menjaga nilai kemuliaan sebagai umat Islam.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, rezeki seseorang tidak akan pernah tertukar bagi orang yang telah berusaha. Sehingga usahakan terlebih dahulu segala macam cara untuk bisa mendapatkan rezeki yang diberkahi Allah SWT.
Ustadz Adi Hidayat menambahkan saking sayangnya Allah kepada muslimah, maka turunlah perintah berjilbab. Jilbab ini juga menjadikan pertanda jika seseorang itu tengah beriman kepada Allah SWT.
Pendapat dari Buya Yahya
Tidak hanya Ustaz Adi Hidayat saja yang tidak menganjurkan agar muslimah lepas hijab karena pekerjaan, Buya Yahya juga memiliki pendapat yang sama.Ulama Indonesia, Buya Yahya, berpendapat jika sebaiknya muslimah tidak melepas jilbab untuk mendapat pekerjaan. Menurutnya, pekerjaan hanyalah salah satu perantara Allah dalam memberikan rezeki kepada hamba-Nya.
Lihat Juga :