Bacaan Niat Mandi Puasa Ramadan Beserta Tata Cara dan Hukumnya

Jum'at, 28 Februari 2025 - 16:16 WIB
Meski tidak diwajibkan dalam ajaran Islam, niat mandi puasa Ramadan biasa dilakukan sebagai bentuk penyucian diri saat menjalankan ibadah puasa di bulan penuh berkah. Foto ilustrasi/ist
Bacaan niat mandi puasa Ramadan penting diketahui. Hal tersebut biasanya dilakukan sebagian umat Muslim saat memasuki bulan Ramadan.

Sebagaimana diketahui, umat Islam di seluruh dunia akan segera memasuki bulan Ramadan. Pada bulan suci ini, umat Muslim berpuasa sebulan penuh dan mengerjakan amalan lain untuk menambah pahala .

Pada sejumlah aktivitas di bulan Ramadan , sebagian Muslim biasa melakukan amalan berupa mandi di malam-malam Ramadan. Meski tidak diwajibkan dalam ajaran Islam, kegiatan tersebut biasa dilakukan sebagai bentuk penyucian diri saat menjalankan ibadah puasa di bulan penuh berkah.

Lalu, seperti apa sebenarnya mandi puasa Ramadan itu? Berikut ulasan mengenai bacaan niat dan tata caranya yang bisa disimak.

Bacaan Niat Mandi Puasa Ramadan

نَوَيْتُ أَدَاءَ اْلغُسْلِ اْلمَسْنُوْنِ لِيْ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لله تَعَالَى


Latin: Nawaitu adâ'al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailatil min romadh lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadhan karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Mandi Puasa Ramadan

Tata cara mandi sunnah puasa Ramadan sebenarnya mirip dengan langkah-langkah mandi junub. Berikut panduannya.

-Membaca Niat

-Mencuci kedua tangan sebanyak 3 kali.

-Membersihkan bagian tubuh yang dianggap kotor menggunakan sedikit air.

-Mencuci kembali tangan yang sebelumnya dipakai membersihkan kotoran di tubuh.

-Berwudu seperti yang biasa dilakukan sebelum melakukan salat.

-Membasahi kepala dengan air sebanyak 3 kali hingga ke pangkal rambut.

-Memisah-misah rambut dengan cara menyela-nyela menggunakan jari-jari tangan.

-Mengguyur air ke seluruh badan sampai merata.



Hukum Mandi Puasa Ramadan

Mandi puasa Ramadan ini tidak diwajibkan dalam ajaran Islam. Adapun sebagian Muslim memilih melakukannya sebagai sarana menyucikan diri saat berada di bulan suci penuh berkah, yakni Ramadan.

Mengutip keterangan laman NU Online, mandi tersebut menjadi salah satu anjuran yang hendaknya dilakukan pada malam-malam bulan Ramadan. Ketentuannya pernah dijelaskan dalam kitab Hasyiyah al-Bajuri (1/81) karya Syekh Ibrahim al-Bajuri.

و بقية الأغسال المسنونة مذكورة في المطولات منها الغسل لدخول المدينة الشريفة...ولكل ليلة من رمضان و قيده الأذرعي بمن يحضر الجماعة والمعتمد عدم التقييد بذالك
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:  Jika amanat telah disia-siakan, tunggu saja kehancuran terjadi.  Ada seorang sahabat bertanya: bagaimana maksud amanat disia-siakan?  Nabi menjawab: Jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah kehancuran itu.

(HR. Bukhari No. 6015)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More