Bacaan Bilal Tarawih 20 Rakaat Bersama Witir: Panduan Lengkap dengan Jawaban Jemaah

Minggu, 02 Maret 2025 - 19:01 WIB
"Radhiyallahu 'anhu."

Artinya: "Semoga Allah meridhoinya."

10. Bacaan 2 Rakaat Ke-10

Bacaan bilal:

الْخَلِيْفَةُ الرَّابِعَةُ أَمِيرُ الْمُؤْمِنِينَ سَيِّدُنَا عَلِيُّ ابْنُ أَبِي طَالِبٍ


"Alkhalifatur-raabi'ah amiirul mukminiin sayyidunaa Ali bin Abi Thalib."

Artinya: "Khalifah keempat, amirul mukminin, penghulu kita Ali bin Abi Thalib."

Jawaban jemaah:

رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ


Radhiyallaahu 'anh.

Baca juga: Urutan Bacaan 10 Surat Salat Tarawih 23 Rakaat Arab, Latin dan Terjemahan

Bacaan Bilal Salat Witir

Setelah selesai melaksanakan Salat Tarawih, biasanya jemaah melanjutkan dengan Salat Witir, yang terdiri dari 3 rakaat. Berikut adalah bacaan bilal yang dipandu saat mengerjakan Salat Witir:

1. Rakaat Pertama (Salam Pertama)

Bacaan Bilal:

صَلُّوْا سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللَّهُ


Shallů sunnatal witri rak'ataini jâmi'ata rahimakumullah.

Artinya: "Marilah kita shalat sunnah witir dua rakaat secara berjemaah. Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada kalian semua."

Jawaban Jemaah:

رَحِمَكُمُ اللهُ


Rahimakumullah.

Artinya: "Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada kalian semua."

2. Rakaat Kedua

Bacaan Bilal:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ


Allâhumma shalli 'alâ sayyidinâ Muhammadin.

Artinya: "Ya Allah, curahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW."

Jawaban Jemaah:

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَيْهِ


Allahumma shalli wa salim 'alaih.

Artinya: "Ya Allah, curahkanlah rahmat dan keselamatan kepadanya (Nabi Muhammad SAW)."

3. Rakaat Ketiga (Salam Kedua)

Bacaan Bilal:

صَلُّوْا سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللَّهُ


Shallú sunnatal witri rak'atan jami'ata rahimakumullah.

Artinya: "Marilah kita shalat sunnah witir satu rakaat secara berjemaah. Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada kalian semua."

Jawaban Jemaah:

رَحِمَكُمُ اللهُ


Rahimakumullah.

Artinya: "Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada kalian semua."

Pelaksanaan Salat Tarawih 20 Rakaat

Pada masa Khalifah Umar bin Khattab, Salat Tarawih berjemaah dengan 20 rakaat mulai dilaksanakan. Sebagaimana diceritakan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abdurrahman bin Abdul Qari:

**عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدٍ الْقَارِيِّ أَنَّهُ قَالَ: خَرَجْتُ مَعَ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْه

ُ فِي لَيْلَةٍ فِي رَمَضَانِ إِلَى الْمَسْجِدِ فَصَلَّى النَّاسُ فِي فُرَادَاتٍ وَصَلَّى مَعَهُمْ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ عُمَرُ: إِنِّي رَأَيْتُ فِي رَمَضَانِ فِي لَيْلَةٍ فُرَادَاتٍ، فَجَمَعْتُ النَّاسَ عَلَى أَبِي حَنِيفَةَ، فَصَلَّوْا 20 رَكْعَةً وَيُتْلَىٰ فِيهَا القرآنُ.**


Artinya: "Pada suatu malam di bulan Ramadan, aku keluar bersama Umar bin Khattab ke masjid. Beliau melihat orang-orang shalat sendiri-sendiri, dan beliau menyarankan mereka untuk shalat 20 rakaat berjemaah."

Salat Tarawih 20 rakaat merupakan bentuk pelaksanaan Salat malam yang penuh berkah dan dianjurkan di bulan Ramadan. Bacaan bilal yang disampaikan di masjid bertujuan untuk memandu jemaah, menjaga ketertiban, serta menambah kekhidmatan dalam beribadah. Jangan lupa untuk selalu menjaga niat dan kualitas ibadah agar mendapatkan pahala yang berlimpah di bulan yang penuh rahmat ini.

Baca juga: Bacaan Bilal Salat Tarawih 8 Rakaat dan Witir 3 Rakaat Lengkap dengan Artinya
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!