10 Contoh Kultum Ramadan 7 Menit, Referensi Ceramah Singkat Pengisi Waktu sebelum Berbuka Puasa
Rabu, 05 Maret 2025 - 17:00 WIB
Ramadan ternyata bisa menjadi sarana bagi kita semua untuk introspeksi diri. Jadi, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga momen untuk merefleksikan diri, membersihkan hati.
Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Hasyr: 18)
Ayat di atas mengingatkan kita untuk selalu mengevaluasi diri. Misal, seperti apa ibadah yang kita kerjakan selama ini. Apakah sudah baik atau belum.
Selain introspeksi, Ramadan juga merupakan bulan untuk membersihkan hati dari sifat-sifat buruk seperti iri, dengki, sombong, dan amarah. Rasulullah SAW bersabda:
Artinya: "Jika salah seorang di antara kalian berpuasa, maka janganlah ia berkata-kata kotor dan jangan pula berteriak-teriak. Jika seseorang mencacinya atau mengajaknya berkelahi, hendaklah ia berkata, 'Sesungguhnya aku sedang berpuasa.'" (HR. Bukhari & Muslim)
Dari situ, kita diajarkan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak baik.
Sebagai pentup, perlu ditekankan bahwa Ramadan adalah kesempatan langka yang diberikan Allah kepada kita. Maka, pergunakanlah waktu ini untuk introspeksi dan membersihkan hati.
Semoga kita semua dapat memanfaatkan bulan suci ini dengan sebaik-baiknya dan mendapatkan ampunan serta ridha Allah SWT. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulilah, kita masih diperkenankan untuk berkumpul bersama di bulan penuh berkah ini. Melalui majelis yang insha allah dirahmati ini, saya ingin memberi ceramah singkat mengenai kaitannya dengan ibadah di bulan Ramadan, termasuk dalam hal membaca Al Qur'an.
Ramadhan adalah bulan Al-Quran. Maka, kita dianjurkan memperbanyak membaca, mentadabburi, dan mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah SAW bersabda:
"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya." (HR. Tirmidzi)
Selain itu, jangan lupa memperbanyak amalan sunnah seperti shalat tarawih dan tahajud, serta memperbanyak dzikir dan doa.
Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)
Melalui momen yang singkat ini, marilah kita kumpulkan sebanyak-banyaknya pahala dari Ramadan. Karena kita belum tahu entah bisa bertemu lagi atau tidak dengan ramadan-ramadan berikutnya.
Wassalamualaikum wr wb
Saat ini kita berada di bulan Ramadan yang memiliki banyak kemuliaan. Banyak riwayat hadits yang menjelaskan keutamaan bulan Ramadan.
Termasuk di antaranya keutamaan menghidupkan malam Ramadhan dengan berbagai macam ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari berikut:
[arabOpen] مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَالْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۚ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Hasyr: 18)
Ayat di atas mengingatkan kita untuk selalu mengevaluasi diri. Misal, seperti apa ibadah yang kita kerjakan selama ini. Apakah sudah baik atau belum.
Selain introspeksi, Ramadan juga merupakan bulan untuk membersihkan hati dari sifat-sifat buruk seperti iri, dengki, sombong, dan amarah. Rasulullah SAW bersabda:
إِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ، فَلْيَقُلْ: إِنِّي صَائِمٌ
Artinya: "Jika salah seorang di antara kalian berpuasa, maka janganlah ia berkata-kata kotor dan jangan pula berteriak-teriak. Jika seseorang mencacinya atau mengajaknya berkelahi, hendaklah ia berkata, 'Sesungguhnya aku sedang berpuasa.'" (HR. Bukhari & Muslim)
Dari situ, kita diajarkan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak baik.
Sebagai pentup, perlu ditekankan bahwa Ramadan adalah kesempatan langka yang diberikan Allah kepada kita. Maka, pergunakanlah waktu ini untuk introspeksi dan membersihkan hati.
Semoga kita semua dapat memanfaatkan bulan suci ini dengan sebaik-baiknya dan mendapatkan ampunan serta ridha Allah SWT. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
8. Contoh Kultum Delapan
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.Alhamdulilah, kita masih diperkenankan untuk berkumpul bersama di bulan penuh berkah ini. Melalui majelis yang insha allah dirahmati ini, saya ingin memberi ceramah singkat mengenai kaitannya dengan ibadah di bulan Ramadan, termasuk dalam hal membaca Al Qur'an.
Ramadhan adalah bulan Al-Quran. Maka, kita dianjurkan memperbanyak membaca, mentadabburi, dan mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah SAW bersabda:
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya." (HR. Tirmidzi)
Selain itu, jangan lupa memperbanyak amalan sunnah seperti shalat tarawih dan tahajud, serta memperbanyak dzikir dan doa.
Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
"Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)
Melalui momen yang singkat ini, marilah kita kumpulkan sebanyak-banyaknya pahala dari Ramadan. Karena kita belum tahu entah bisa bertemu lagi atau tidak dengan ramadan-ramadan berikutnya.
Wassalamualaikum wr wb
9. Contoh Kultum Sembilan
Jemaahn sekalian yang dirahmati Allah SwtSaat ini kita berada di bulan Ramadan yang memiliki banyak kemuliaan. Banyak riwayat hadits yang menjelaskan keutamaan bulan Ramadan.
Termasuk di antaranya keutamaan menghidupkan malam Ramadhan dengan berbagai macam ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari berikut:
[arabOpen] مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: “Barangsiapa beribadah di bulan Ramadan dalam keadaan beriman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni”. (HR. Bukhari).
Menghidupkan malam Ramadan dengan berbagai macam ibadah sangat dianjurkan dalam Islam. Terlebih pada 10 malam terakhir bulan Ramadan.
Pada malam-malam tersebut Rasulullah saw akan lebih giat lagi menghidupkan malamnya untuk beribadah kepada Allah swt.
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي يَعْفُورٍ، عَنْ أَبِي الضُّحَى، عَنْ مَسْرُوقٍ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، قَالَتْ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ العَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ، وَأَحْيَا لَيْلَهُ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ
Artinya: “Menceritakan kepadaku Ali bin Abdullah, menceritakan kepadaku Sufyan dari Abi Ya’fur, dari Abi Duha dari Masruq, dari Aisyah ra, berkata: Rasululullah saw ketika memasuki 10 malam terakhir akan mengencangkan sabuknya, menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya”. (HR. Bukhari).
Menghidupkan malam Ramadan Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghidupkan malam bulan Ramadhan. Di antaranya melalui shalat Isya berjamaah dilanjutkan tarawih, membaca Al-Qur’an, i’tikaf di masjid, dan lain sebagainya.
10. Contoh Kultum Sepuluh
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah mempertemukan kita kembali dengan bulan suci Ramadan, bulan yang penuh berkah dan ampunan.
Jemaah yang dirahmati Allah,
Ramadhan bukan hanya bulan untuk berpuasa, tetapi juga bulan untuk memperbanyak sedekah dan amal kebaikan. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, disebutkan:
"Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi ketika berada di bulan Ramadan." (HR. Bukhari dan Muslim)
Mengapa bersedekah di bulan Ramadan begitu istimewa? Hal ini karena setiap amal kebaikan yang kita lakukan akan dilipatgandakan pahalanya. Dalam HR. Tirmidzi, Rasulullah ﷺ bersabda:
"Sedekah yang paling utama adalah sedekah di bulan Ramadan."
Bentuk sedekah sangat beragam. Kita bisa berbagi makanan untuk berbuka puasa, membantu fakir miskin, atau bahkan sekadar memberikan senyuman kepada sesama. Jangan pernah meremehkan sedekah, karena meskipun kecil, Allah tetap menghitungnya sebagai amal kebaikan.
Beranjak dari situ, mari kita manfaatkan bulan yang penuh keberkahan ini untuk memperbanyak sedekah.
Wa billahi taufiq wal hidayah, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Demikian ulasan mengenai kumpulan contoh kultum Ramadan 7 menit yang bisa disimak. Semoga bermanfaat.
Baca juga: 4 Menu Buka Puasa ala Nabi Muhammad SAW, Simak Ya!
(wid)