Ada 8 Golongan Penerima Zakat, Siapa Saja?
Sabtu, 15 Maret 2025 - 14:07 WIB
Penyaluran zakat tidak bisa dilakukan sembarangan karena sudah diatur dalam Surah At-Taubah ayat 60, tentang siapa saja mereka yang berhak menerima zakat. Foto ilustrasi/ist
Ada 8 golongan penerima zakat yang perlu diketahui. Umat Muslim bisa menjadikannya sebagai pedoman dalam menunaikan salah satu kewajiban penting dalam ajaran Islam tersebut.
Setiap Muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat agar harta yang dimiliki menjadi bersih dan berkah. Namun, penyaluran zakat tidak bisa dilakukan sembarangan karena sudah diatur dalam Surah At-Taubah ayat 60.
Artinya: “Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana.”
Baca juga: Bolehkah Tidak Membayar Zakat karena Tidak Punya Uang?
Selain itu, bisa juga menjadi sarana agar dia percaya sudah masuk bagian dari Islam dan bahwa Islam adalah agama yang indah, yang akan selalu menolong satu sama lain.
Setiap Muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat agar harta yang dimiliki menjadi bersih dan berkah. Namun, penyaluran zakat tidak bisa dilakukan sembarangan karena sudah diatur dalam Surah At-Taubah ayat 60.
اِنَّمَا الصَّدَقٰتُ لِلۡفُقَرَآءِ وَالۡمَسٰكِيۡنِ وَالۡعٰمِلِيۡنَ عَلَيۡهَا وَالۡمُؤَلَّـفَةِ قُلُوۡبُهُمۡ وَفِى الرِّقَابِ وَالۡغٰرِمِيۡنَ وَفِىۡ سَبِيۡلِ اللّٰهِ وَابۡنِ السَّبِيۡلِؕ فَرِيۡضَةً مِّنَ اللّٰهِؕ وَاللّٰهُ عَلِيۡمٌ حَكِيۡمٌ
Artinya: “Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana.”
Daftar 8 Golongan Penerima Zakat
1. Fakir (Fuqara)
Golongan ini adalah orang yang tidak punya harta benda atau pekerjaan sama sekali. Bisa juga dimaknai orang yang mempunyai pekerjaan namun tidak bisa mencukupi kebutuhan hidupnya.2. Miskin
Golongan ini merupakan orang yang memiliki harta benda atau pekerjaan, namun tidak bisa mencukupi hidupnya. Menurut Imam Syafi'i, miskin adalah orang yang mempunyai harta atau mata pencaharian tetapi tidak mencukupi kebutuhan, sehingga bisa meminta-minta merendahkan harga diri.Baca juga: Bolehkah Tidak Membayar Zakat karena Tidak Punya Uang?
3. Amil
Amil adalah orang-orang yang dipekerjakan oleh Imam atau pemerintah untuk menarik zakat dan menyerahkannya kepada orang yang berhak menerima. Orang-orang yang termasuk amil zakat di antaranya adalah bagian pendataan zakat, penarik zakat, pembagi zakat dan lainnya.4. Mualaf
Mualaf atau seseorang yang baru masuk Islam dan dimungkinkan mempunyai iman yang masih lemah. Pemberian Zakat kepada para mualaf untuk memantapkan hatinya dan meneguhkan keimanannya.Selain itu, bisa juga menjadi sarana agar dia percaya sudah masuk bagian dari Islam dan bahwa Islam adalah agama yang indah, yang akan selalu menolong satu sama lain.
Lihat Juga :