Tuntunan Salat Rawatib Berdasarkan Petunjuk Hadis Nabi SAW

Jum'at, 19 September 2025 - 20:40 WIB
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

"Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab dari seorang hamba adalah salatnya. Apabila bagus maka ia telah beruntung dan sukses, dan bila rusak maka ia telah rugi dan menyesal. Apabila kurang sedikit dari salat wajibnya maka Rabb ku berfirman: “Lihatlah, apakah hamba-Ku itu memiliki shalat tathawwu’ (shalat sunnah)?” Lalu salat wajibnya yang kurang tersebut disempurnakan dengannya, kemudian seluruh amalannya diberlakukan demikian." (HR at-Tirmidzi)

Ibnu Umar mengatakan, "Aku selalu menjaga salat sunnah sepuluh rakaat dari Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wa Sallam. Yakni dua rakaat sebelum dan sesudah salat zuhur, dua rakaat setelah salat Maghrib, dua rakaat setelah salat Isya , dan 2 rakaat sebelum subuh. (HR. Bukhar).

Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa rawatib Maghrib dan Isya dilakukan Rasulullah di rumah.

Mengingat pentingnya ibadah rawatib ini, serta dikerjakannya secara berulang-ulang sebagaimana salat fardhu, maka umat Islam dianjurkan untuk melaksanakannya.

Baca juga: Bolehkah Salat Dhuha Dilakukan Berjamaah? Bagaimana Hukumnya?

Di antara hadis yang menunjukkan keutamaan salat sunah Rawâtib secara umum, ialah hadis Ummu Habîbah, yang berbunyi :

مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يُصَلِّي لِلَّهِ كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعًا غَيْرَ فَرِيضَةٍ إِلَّا بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ


Tidaklah seorang muslim salat karena Allah setiap hari dua belas raka’at salat sunnah, bukan wajib, kecuali akan Allah membangun untuknya sebuah rumah di surga. (HR. Muslim).

Penjelasan hadis di atas bahwa Ummu Habibah radiyallahu ‘anha telah meriwayatkan sebuah hadis tentang keutamaan salat sunnah rawatib, dia berkata: saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Barangsiapa yang salat dua belas rakaat pada siang dan malam, maka akan dibangunkan baginya rumah di surga“. Ummu Habibah berkata: saya tidak pernah meninggalkan salat sunnah rawatib semenjak mendengar hadis tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!