Keutamaan 4 Ayat Al-Qur'an Ini Lebih dari Dunia dan Isinya

Rabu, 02 Juli 2025 - 19:56 WIB
وَلَوْ أَنَّهُمْ إِذ ظَّلَمُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ جَآءُوكَ فَٱسْتَغْفَرُوا۟ ٱللَّهَ وَٱسْتَغْفَرَ لَهُمُ ٱلرَّسُولُ لَوَجَدُوا۟ ٱللَّهَ تَوَّابًا رَّحِيمًا


Walau annahum idzzhalamu anfusahum jauka fas taghfarullaha was taghfara lahumurraluuhu lawajadullaha tawwabar rahima.

Artinya: "Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu ( Nabi Muhammad SAW ), lalu memohon ampun kepada Allah dan Rasul pun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Mahapenerima taubat lagi Maha Penyayang. (QS An-Nisa Ayat 64)

Ayat ke-4

وَمَن يَعْمَلْ سُوٓءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُۥ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ ٱللَّهَ يَجِدِ ٱللَّهَ غَفُورًا رَّحِيمًا


Waman ya mal suu'a au yadh lim nafsahu tsumma yas tagh firillaha yajidillaha ghafuu ra rahima.

Artinya: "Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun (beristighfar) kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS An-Nisa Ayat 110)

Jabir bin Abdillah An-Anshari RA berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: "Syafaatku untuk orang-orang yang berdosa besar dari ummatku, siapa yang mendustakannya tidak akan mencapainya." Jabir RA berkata: "Orang yang tidak berdosa besar tidak memerlukan syafaat sebagaimana ayat di atas".

Baca juga: Beginilah Keberkahan Suatu Negeri dalam Tafsir Al Qur'an Surat Al A'raf Ayat 96

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!