Kisah Sahabat Nabi Abu Hurairah : Terus Berbakti Meski Ibundanya Musyrik

Senin, 28 Juli 2025 - 11:34 WIB
Abu Hurairah pun kaget bukan main. Doa Rasulullah ternyata dikabulkan oleh Allah Ta’ala. Betapa senang hatinya mendengar saksi sang ibu. Ia bergegas menemui Rasulullah untuk memberitahukan kabarnya ini.

“Ya Rasulullah, bergembiralah. Sungguh Allah telah mengabulkan doamu dan telah memberikan hidayah kepada ibu-nya Abu Hurairah,” tutur Abu Hurairah sambil menangis. Tak seperti tangisan pertama, kini ia menangis karena akhirnya Allah menurunkan hidayalah kepada sang ibunda.

Baca juga: Biografi dan Profil Abu Hurairah, Sahabat Rasulullah yang Dijuluki Bapak Kucing Kecil

Mendengar kabar bahagia tersebut, Sang Nabi memuji Allah dan mengucap kata “bagus”.

“Ya Rasulullah, doakanlah aku dan ibuku agar menjadi orang yang dicintai oleh semua orang yang beriman dan menjadikan kami orang yang mencintai semua orang yang beriman,” ujar Abu Hurairah.

Rasulullah mengabulkan permintaannya dan kembali berdoa, “Ya Allah, jadikanlah hamba-Mu ini yaitu Abu Hurairah dan ibunya orang yang dicintai oleh semua hambaMu yang beriman dan jadikanlah mereka berdua orang-orang yang mencintai semua orang yang beriman.”

Di antara banyak hal yang dapat dipetik dari kisah di atas adalah bakti Abu Hurairah kepada orangtua walaupun sang ibu masih dalam status musyrik. Beliau masih setia tinggal di dalam satu rumah dan melayani ibunda dengan lemah lembut. Salah satu hal yang di zaman sekarang ini jarang ditemui, bahkan ketika ibu dan anak itu sendiri merupakan keluarga muslim.

Baca juga: Kisah Sahabat Nabi : Wafat Seorang Diri dan Kelak Dibangkitkan Sendirian
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!