Menyeru Kebaikan, Begini Saran Imam Al Ghazali

Senin, 01 September 2025 - 10:05 WIB
Meski tidur adalah baik, tetapi ini adalah keadaan yang paling rendah bagi seorang hamba. Imam al-Ghazali mengibaratkan seperti orang yang selamat karena kabur dari medan perang.

Meski dia tak memperoleh keuntungan perang (jika menang mendapat harta rampasan atau jika mati menjadi syuhada) setidaknya dia selamat karena melarikan diri. Namun demikian, itu bukanlah tindakan satria.

فهذا أحسن أحوالك وأحوالنا ، إذا عجزنا عن الغنيمة ، فرضينا بالسلامة في الهزيمة ، واخسس بحال من سلامة دينه في تعطيل حياته ، إذ النوم أخو الموت ، وهو تعطيل للحياة ، والتحاق بالجمادات


Artinya: "Maka inilah lebih baik keadaan bagimu dan bagi kita. Ketika tak mampu mendapat rampasan perang maka kita pun ridha dengan keselamatan dalam perang. Dan betapa hinanya keadaan orang yang keselamatan agamanya dalam menghentikan hidupnya. Sebab mati itu saudaranya mati. Yaitu menghentikan hidupnya, dan sama halnya dengan benda mati."

Baca juga: 3 Ekspresi Manusia dalam Bersyukur Menurut Imam Al Ghazali, Seperti Apa?
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!