Pengin Mati Syahid? Amalkan 4 Ayat Terakhir Surat AL Hasyr

Kamis, 04 Desember 2025 - 08:23 WIB

1. Mendapat Doa dari 70 Ribu Malaikat

Membaca ayat 21–24 setiap pagi atau sore hari dipercaya akan mendatangkan doa dari 70 ribu malaikat. Jika seseorang membacanya tiga kali di pagi hari, maka malaikat akan mendoakannya hingga sore hari. Sebaliknya, jika dibaca tiga kali di sore hari, maka doa malaikat akan menyertainya hingga pagi hari. Apabila seseorang meninggal pada hari itu, ia akan dicatat sebagai mati syahid.

2. Memohon Kesembuhan

Dalam beberapa literatur Islam, ayat-ayat ini dianjurkan untuk dibaca sebagai bagian dari doa memohon kesembuhan, termasuk untuk penyakit mata, dan juga untuk memohon kemudahan saat proses persalinan. Membacanya dengan niat yang tulus dapat menjadi bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi berbagai kondisi kesehatan dan kehidupan.

3. Perlindungan dari Gangguan Setan

Ayat-ayat ini termasuk dalam ayat-ayat ruqyah yang digunakan untuk memohon perlindungan dari gangguan setan dan jin. Membacanya secara rutin dapat menjadi tameng spiritual yang melindungi seseorang dari bisikan dan godaan makhluk halus. Membaca empat ayat terakhir Surat Al-Hasyr secara rutin diyakini dapat menghapus dosa-dosa kecil dan meningkatkan derajat seseorang di sisi Allah. Amalan ini menjadi salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperbaiki kualitas spiritual seseorang.

Baca juga: Bencana dan Klasifikasinya Menurut Petunjuk Al Quran dan Hadis, Simak di Sini!

Bacaan 4 Ayat Terakhir Surat Al Hasyr dengan Huruf Arab dan Latin serta Artinya:

لَوۡ اَنۡزَلۡنَا هٰذَا الۡقُرۡاٰنَ عَلٰى جَبَلٍ لَّرَاَيۡتَهٗ خَاشِعًا مُّتَصَدِّعًا مِّنۡ خَشۡيَةِ اللّٰهِ‌ؕ وَتِلۡكَ الۡاَمۡثَالُ نَضۡرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمۡ يَتَفَكَّرُوۡنَ


Law anzalnaa haazal quraana 'alaa jabilil lara aytahuu khaashi'am muta saddi'am min khashiyatil laah; wa tilkal amsaalu nadribuhaa linnaasi la'allahum yatafakkaruun

هُوَ اللّٰهُ الَّذِىۡ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ‌ ۚ عٰلِمُ الۡغَيۡبِ وَالشَّهَادَةِ‌ ۚ هُوَ الرَّحۡمٰنُ الرَّحِيۡمُ


Huwal-laahul-lazii laaa Ilaaha illaa Huwa 'Aalimul Ghaibi wash-shahaada; Huwar Rahmaanur-Rahiim

هُوَ اللّٰهُ الَّذِىۡ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ‌ۚ اَلۡمَلِكُ الۡقُدُّوۡسُ السَّلٰمُ الۡمُؤۡمِنُ الۡمُهَيۡمِنُ الۡعَزِيۡزُ الۡجَـبَّارُ الۡمُتَكَبِّرُ‌ؕ سُبۡحٰنَ اللّٰهِ عَمَّا يُشۡرِكُوۡنَ


Huwal-laahul-lazii laaa Ilaaha illaa Huwal-Malikul Qudduusus-Salaamul Muminul Muhaiminul-'aAziizul Jabbaarul-Mutakabbir; Subhaanal laahi 'Ammaa yushrikuun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!