Inilah Ancaman bagi Orang yang Enggan Bayar Utang Berdasarkan Hadis Nabi SAW

Kamis, 16 Oktober 2025 - 16:14 WIB
Imam al-Munawi berkata: "Semua dosa yang terkait dengan hak orang lain, baik dalam masalah urusan darah, harta, kehormatan, semua ini tidak diampuni dengan syahadah atau mati syahid." [Faidh al-Qadir (6/463)]

8. Salah Satu Bentuk Kedzaliman

ﻣَﻄْﻞُ ﺍﻟْﻐَﻨِﻰِّ ﻇُﻠْﻢٌ


"Penundaan (pembayaran utang) dari seorang yang mampu adalah sebuah kezaliman." (HR Al-Bukhari)

Sayidina Umar bin Abdul Aziz berkata: "Sesungguhnya utang yang (tidak segera dibayar) adalah kehinaan di siang hari dan kesengsaraan di malam hari. Jauhi itu, niscaya martabat dan harga diri kalian akan selamat, dan masih tersisa kemuliaan bagi kalian di tengah- tengah manusia selama kalian hidup." [Umar, Ma’alim Al Ishlah wa At Tajdid (2/71)]

9. Berhak untuk Dicela dan Orang Lain Boleh Diberitahu Akan Kecurangannya

لَىُّ الْوَاجِدِ يُحِلُّ عِرْضَهُ وَعُقُوبَتَهُ


"Menunda membayar utang bagi orang yang mampu menghalalkan kehormatan (harga diri) dan pemberian hukuman padanya." (HR. Ahmad)

Para ulama mengatakan: "Siapa mempunyai piutang berhak untuk mencela atau mensifati dengan buruk kepada orang yang berutang kepadanya." [An Nihayah (3/209)]

Maka orang yang berutang dan dengan sengaja tidak mau membayarnya, boleh dibongkar kejahatannya agar tidak ada korban-korban berikutnya atau mungkin jika ia punya rasa malu ia mau melunasi utang-utangnya.

Baca juga: Ayat-ayat Al Quran yang Bisa Dijadikan Doa Pelunas Utang, Simak di Sini!
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!