Wudu dengan Air Hujan, Sunnah Nabi yang Sering Dilalaikan
Sabtu, 25 Oktober 2025 - 08:57 WIB
“Pada pagi hari, di antara hambaKu ada yang beriman kepadaKu dan ada yang kafir. Siapa yang mengatakan ’Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih’ (Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah), maka dialah yang beriman kepadaku dan kufur terhadap bintang-bintang. Sedangkan yang mengatakan ‘Muthirna binnau kadza wa kadza’ (Kami diberi hujan karena sebab bintang ini dan ini), maka dialah yang kufur kepadaku dan beriman pada bintang-bintang.” (HR. Bukhari dan Muslim).
“Apabila air mengalir di lembah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Keluarlah kalian bersama kami menuju air ini yang telah dijadikan oleh Allah sebagai alat untuk bersuci”. Kemudian kami bersuci dengannya.” (HR. Muslim, Abu Daud, Al Baihaqi, dan Ahmad).
Ibnu Qudamah mengatakan, ”Dianjurkan untuk berwudu dengan air hujan apabila airnya mengalir deras.” (Al Mughni, 2/295).
Sebagaimana hadis yang disampaikan oleh ’Aisyah radhiyallahu ’anha,
”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”. (HR. Bukhari, Ahmad dan An Nasai)
Muslimah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menasehatkan kita agar tidak selalu menjadikan makhluk yang tidak dapat berbuat apa-apa sebagai kambing hitam saat tidak mendapatkan sesuatu yang tidak kita sukai. Seperti beliau melarang kita mencela waktu dan angin karena kedua makhluk tersebut tidak dapat berbuat apa-apa.
Baca juga: Inilah Akhlak Menakjubkan Imam Ahmad bin Hanbal, Kaum Muslim Wajib Tahu!
2. Berwudu dengan air hujan
Mungkin akan merasa heran saat mendengar hal ini. Karena biasanya kita berwudu lewat air dari kran atau air yang mengalir. Namun, Rasulullah justru menganjurkan kita untuk berwudu dengan air hujan.“Apabila air mengalir di lembah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Keluarlah kalian bersama kami menuju air ini yang telah dijadikan oleh Allah sebagai alat untuk bersuci”. Kemudian kami bersuci dengannya.” (HR. Muslim, Abu Daud, Al Baihaqi, dan Ahmad).
Ibnu Qudamah mengatakan, ”Dianjurkan untuk berwudu dengan air hujan apabila airnya mengalir deras.” (Al Mughni, 2/295).
3. Bersyukur
Hujan merupakan salah satu bentuk rezeki yang Allah turunkan bagi seluruh makhluknya yang ada di bumi. Mulai dari manusia, hewan, tumbuhan hingga tanah. Oleh karena itu kita dianjurkan untuk bersyukur saat hujan turun, salah satunya dengan berdoa.Sebagaimana hadis yang disampaikan oleh ’Aisyah radhiyallahu ’anha,
”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”. (HR. Bukhari, Ahmad dan An Nasai)
4. Tidak mencela hujan
Saat hujan turun, seringkali kita mecelanya karena banyak kegiatan kita yang harus tertunda. Seperti tak bisa pergi ke acara, ataua pakaian tak bisa kering dan hal lainnya. Secara tidak langsung kita telah menyesali turunnya hujan. Padahal itu adalah keberkahan tiada dua.Muslimah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menasehatkan kita agar tidak selalu menjadikan makhluk yang tidak dapat berbuat apa-apa sebagai kambing hitam saat tidak mendapatkan sesuatu yang tidak kita sukai. Seperti beliau melarang kita mencela waktu dan angin karena kedua makhluk tersebut tidak dapat berbuat apa-apa.
Baca juga: Inilah Akhlak Menakjubkan Imam Ahmad bin Hanbal, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Lihat Juga :