Memaafkan Sama dengan Bersedekah, Begini Penjelasannya

Senin, 15 Desember 2025 - 14:25 WIB
Dari Abdullah bin Mas’udradhiyallahu ‘anhu, Rasulullahshallallahu ’alaihi wa sallambersabda :

“Maafkanlah ketergelinciran (kesalahan) orang-orang yang baik”(HR. Ibnu Hibban).

Dari penjelasan di atas, ulama menyimpulkan bahwa keutamaan atau manfaat memaafkan adalah

1) Memaafkan itu lebih utama dan merupakan akhlak mulia.

2). Memaafkan itu tidak wajib, namun mustahab (dianjurkan). Bahkan sangat dianjurkan karena termasuk sunah Rasulullah.

3). Lebih utama memaafkan orang yang tergelincir atau melakukan kesalahan terhadap kita.

Baca juga: Memaafkan, Sikap Terpuji yang Memiliki Banyak Keutamaan
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!