Kisah Sahabat Nabi : Karena Jarang Senyum dan Jutek, Umar bin Khattab 2 Kali Ditolak Lamarannya
Kamis, 18 Desember 2025 - 13:04 WIB
Sabar Terhadap Istri
Hanya saja, dalam banyak kisah Umar bin Khattab justru digambarkan sebagai lelaki yang lembut. Bahkan jika istrinya marah, ia lebih banyak diam.Alkisah, diriwayatkan, suatu hari seorang laki-laki berjalan tergesa-gesa menuju kediaman Khalifah Umar bin Khatab. Ia ingin mengadu pada khalifah, tak tahan dengan segala protes, keluh-kesah dan sumpah serapah keluar dari mulut istrinya. Begitu sampai di depan rumah Sang Khalifah, laki-laki itu tertegun. Dari dalam rumah terdengar juga istri Umar yang mirip istrinya, marah-marah, protes ini itu.
Bahkan, bisa jadi cerewetnya melebihi istri yang akan diadukannya pada Umar. Tapi, tak sepatah kata pun terdengar keluhan dari mulut Sang khalifah. Umar diam saja, ia bahkan dengan hikmat dan kesabaran mendengarkan istrinya yang sedang berkata-kata dengan gundah itu. Akhir cerita, lelaki itu mengurungkan niatnya, batal melaporkan istrinya pada Umar.
Namun kisah tak sampai berhenti disitu. Saat ia tak sengaja bertemu dengan Sang Khalifah di serambi Masjid, ia langsung menanyakan kejadian yang dinilai ganjil itu. Kenapa Umar begitu sabar dengan Sang istri? Apa Jawaban Umar? Inilah kata yang bersahaja itu, “Wahai saudaraku, cinta adalah ketika kebahagiaan seseorang lebih penting dari kebahagiaanmu…”
Umar diam sejenak, lelaki itu juga tertegun. Lalu Umar melanjutkan, “Istriku adalah yang memasak masakan untukku, mencuci pakaian-pakaianku, menunaikan hajat-hajatku, menyusui anak-anakku. Jika beberapa kali ia berbuat tidak baik kepadaku, aku selalu mengingat, keburukan itu tak ada harganya dibanding jasa dan pengorbanannya untukku. Dengan seperti itu tak ada tempat yang tersisa untuk kesal dalam hatiku..”
Lepas dari itu, sejak mudanya Umar memang sudah mewarisi sikap keras dan kasar itu dari ayahnya, kemudian didukung pula oleh tubuhnya yang tetap kekar dan kuat. Mengenai apa yang disebutnya kebakhilan, menurut Haekal, karena ia memang tak pernah kaya, dan ayahnya juga tak pernah menjadi orang kaya.
Baca juga: Ganjaran Pahala Senyum Setara Sedekah, Begini Penjelasannya!
(wid)
Lihat Juga :