Kisah Negeri yang Diazab : Madain Saleh, Kota Kaum Tsamud yang Dimusnahkan Allah SWT

Sabtu, 03 Januari 2026 - 15:35 WIB
6. Membunuh mukjizat yang didatangkan berupa Unta.

Pelajaran dari Kisah Nabi Saleh:

1. Menghina para Nabi dan Rasul mendatangkan kemudharatan.

2. Sebuah peradaban yang berdiri di atas keburukan akhlaq dan kesesatan akan hilang.

3. Sabarnya seorang da'i kepada Allah dan pengikutnya.

4. Mukjizat itu datang untuk menguatkan para Nabi dan Rasul.

5. Nabi SAW melarang minum di tempat mereka yang diazab.

Nabi Saleh hidup sesudah diwafatkan kaumnya di Palestina, ada yang bilang di Mekkah. Ada yang bilang orang kafir mengawasi gerak-gerik Nabi Shaleh di tempatnya dilempari dengan batu. Allah mengutus Malaikat untuk melemparinya. Allah menyelamatkan Nabi Shaleh. Beliau dikatakan wafat di Yaman dalam usia 280 tahun. Kalau mimpi bertemu Nabi Shaleh maka urusannya baik dan dia termasuk orang baik. Ucapannya itu jujur, dikatakan akan menang melawan musuhnya.

Situs Warisan Dunia

Saat ini Madain Saleh telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 2008, yang pertama di Arab Saudi. Situs ini menarik perhatian para wisatawan dan peneliti yang ingin mengetahui lebih banyak tentang sejarah dan budaya Nabataean dan Tsamud. Selama dekade terakhir, para arkeolog AS, Prancis, dan Jerman telah menjelajahi wilayah tersebut untuk mengungkap sejarah dari peristiwa yang dialami oleh kaum Tsamud. Mereka terus berusaha mencari kebenaran dari sejarah berdirinya Madain Saleh itu.

Komisi Pariwisata dan Purbakala Saudi juga telah mendesak warga Saudi untuk mengunjungi situs tersebut sebagai sarana bagi orang miskin untuk mencari nafkah dari pariwisata dan untuk menanamkan kebanggaan dalam sejarah Arab Saudi.

Baca juga: Kota-kota Dikisahkan Al Quran yang Hingga Kini Masih Eksis
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!